
Bola.net - Swedia bangkit dengan mengagumkan untuk membalikkan defisit 4 gol dan memaksakan hasil imbang 4-4 lawan Jerman. Tak ayal kenangan indah itu membuat pelatih Erik Hamren ogah memejamkan mata.
Melawat ke kandang Der Panzer untuk melakoni laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun mereka seolah akan menuju kehancuran kala sudah tertinggal empat gol hingga awal babak kedu, sebelum akhirnya membalas dengan empat gol hingga laga usai.
Dalam konferensi persnya, Hamren mengaku tak tidur sepanjang malam karena euforia itu. Ia sekaligus menyesal tak bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan para pemainnya untuk merayakan salah satu kebangkitan terhebat dalam sejarah Swedia itu.
"Saya tak ingin malam segera berakhir. Itulah hal terburuk dari timnas - kita meraih hasil macam ini dan menikmatinya, seperti malam itu. Tapi ketika saat ini saya mengatakannya pada waktu makan pagi, nyaris semua pemain sudah pergi. Sungguh menyedihkan," tuturnya.
Hamren juga mengungkapkan jika Perdana Menteri Swedia, Fredrik Reinfeldt begitu gembiranya dengan sukses mereka. Beliau pun rela menyambangi tim di ruang ganti untuk mengucapkan terima kasih pada semua pemain. (indp/row)
Melawat ke kandang Der Panzer untuk melakoni laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun mereka seolah akan menuju kehancuran kala sudah tertinggal empat gol hingga awal babak kedu, sebelum akhirnya membalas dengan empat gol hingga laga usai.
Dalam konferensi persnya, Hamren mengaku tak tidur sepanjang malam karena euforia itu. Ia sekaligus menyesal tak bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan para pemainnya untuk merayakan salah satu kebangkitan terhebat dalam sejarah Swedia itu.
"Saya tak ingin malam segera berakhir. Itulah hal terburuk dari timnas - kita meraih hasil macam ini dan menikmatinya, seperti malam itu. Tapi ketika saat ini saya mengatakannya pada waktu makan pagi, nyaris semua pemain sudah pergi. Sungguh menyedihkan," tuturnya.
Hamren juga mengungkapkan jika Perdana Menteri Swedia, Fredrik Reinfeldt begitu gembiranya dengan sukses mereka. Beliau pun rela menyambangi tim di ruang ganti untuk mengucapkan terima kasih pada semua pemain. (indp/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibra: Jerman Bisa Juarai Piala Dunia Brasil
Piala Dunia 18 Oktober 2012, 19:48
-
Kepemimpinan Ibra Jadi Inspirasi Kebangkitan Swedia
Piala Dunia 18 Oktober 2012, 13:12
-
Kebangkitan Luar Biasa Swedia Bikin Pelatihnya Ogah Tidur
Piala Dunia 18 Oktober 2012, 12:50
-
Selebrasi 'Gila' PM Swedia di Samping Kanselir Jerman
Open Play 18 Oktober 2012, 03:18
-
Ibra: Salah Satu Laga Terhebat Sepanjang Karier Saya
Piala Dunia 17 Oktober 2012, 07:37
LATEST UPDATE
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR