
Bola.net - Kemenangan Inggris atas Albania kembali menghadirkan perbincangan, bukan hanya soal performa di lapangan, tetapi juga dinamika internal tim. Jude Bellingham, yang kembali menjadi starter, tertangkap kamera terlihat kesal saat digantikan.
Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai penerimaan pemain terhadap keputusan pelatih. Reaksi sang gelandang turut memicu interpretasi berbeda dari media yang mengikuti laga di Tirana tersebut.
Di tengah konsistensi performa Inggris di kualifikasi, isu seperti ini menjadi sorotan tersendiri. Thomas Tuchel pun merespons secara terbuka mengenai pentingnya semangat kolektif dalam skuadnya.
Tuchel Soroti Sikap Bellingham Usai Diganti

Thomas Tuchel menanggapi kritik yang menyebut Jude Bellingham tidak menunjukkan semangat kolektif setelah ditarik keluar. Ia menilai anggapan tersebut memberikan gambaran yang keliru. “Itu kesan yang buruk. Semestinya semuanya kembali pada kolektif,” ujarnya ketika ditanya soal sikap sang gelandang.
Pelatih Inggris itu menjelaskan bahwa seluruh aktivitas tim di pemusatan latihan dibangun atas nilai kebersamaan. “Apa yang kami kerjakan di camp semuanya tentang kolektif,” katanya.
Ia menambahkan akan meninjau ulang situasi tersebut. “Saya harus melihatnya lagi. Saya senang dengan gol yang tercipta. Saya sudah berbicara singkat dengan Morgan Rogers dan saya yakin semua merayakannya bersama.”
Tuchel menegaskan bahwa sikap tim menjadi prioritas utama. “Itu bukan gambaran yang ingin kami tampilkan. Kami merasa semua berkomitmen dan semua menerima keputusan sulit, baik sebelum pertandingan maupun selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.
Penjelasan Tuchel soal Keputusan Substitusi
Tuchel juga memberikan alasan mengapa Bellingham ditarik keluar pada menit ke-84. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut tidak perlu diperbesar. “Dia harus menerimanya, dia harus menerimanya. Kita tidak boleh membuat ini lebih besar dari yang sebenarnya,” katanya.
Pelatih Jerman itu mengungkap bahwa Rogers pun merasakan hal serupa ketika tidak masuk starting line-up. “Rogers tidak senang ketika ia tidak bisa menjadi starter hari ini karena ia layak bermain dan selalu ingin bermain,” ujarnya. Karena beban pertandingan yang tinggi di klub, Tuchel memilih memberikan sedikit waktu istirahat untuk pemain muda tersebut.
Ia menutup dengan penegasan mengenai standar perilaku di tim. “Saya tetap pada pendirian saya, perilaku adalah kunci. Keputusan dibuat, dan sebagai pemain Anda harus menerimanya,” katanya.
Kualifikasi Selesai, Peran Bellingham Masih Jadi Sorotan
Situasi ini menimbulkan pertanyaan apakah reaksi Bellingham akan berpengaruh terhadap posisinya di tim. Media mulai mempertanyakan apakah insiden ini akan berdampak lebih jauh atau hanya sekadar momen emosional di lapangan.
Inggris sendiri telah menutup kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna. Namun, setelah performa impresif itu, mereka akan memasuki masa jeda sebelum kembali berlaga tahun depan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Man of the Match Albania vs Inggris: Harry Kane
- Hasil Albania vs Inggris: Dua Gol Kane Pastikan The Three Lions Sempurna di Kualifikasi
- Eksperimen Tuchel Berbuah Manis: Foden-Bellingham-Eze Beri Dimensi Baru Inggris
- Rekap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa: Inggris Melaju, Prancis Pesta Gol, Irlandia Guncang Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gacor di Timnas Inggris, Harry Kane Lampaui Rekor Gol Pele
Piala Dunia 17 November 2025, 12:26
-
Kesal Saat Ditarik Keluar, Bellingham Kena Semprot Thomas Tuchel!
Piala Dunia 17 November 2025, 05:47
-
Man of the Match Albania vs Inggris: Harry Kane
Piala Dunia 17 November 2025, 04:18
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR