Bola.net - Piala Dunia 2014 di Brasil adalah salah satu Piala Dunia yang paling berkesan. Namun, bagi Brasil, ini adalah Piala Dunia yang kelam.
Brasil dihajar Jerman 1-7 di semifinal, di rumah mereka sendiri. Kekalahan Selecao itu lekat dalam ingatan semua orang, bahkan hingga kini.
Meski begitu, itu bukanlah satu-satunya laga yang membuat Brasil merasa frustrasi. Laga kedua di babak penyisihan grup, melawan Meksiko, juga terbilang menyesakkan bagi Brasil.
Guillermo Ochoa. Publik Brasil pasti masih mengingat namanya.
Brasil vs Meksiko
Brazil v Mexico, World Cup 2014. pic.twitter.com/AO7TinQXsF
— LearnEnglishThroughFootball (@LETFootball) October 12, 2018
Di laga pertama Grup A, 12 Juni 2014, Brasil menumbangkan Kroasia. Pasukan Luiz Felipe Scolari menang 3-1 melalui dua gol Neymar dan satu gol Oscar.
Sementara itu, Meksiko menang 1-0 atas Kamerun lewat gol tunggal Oribe Peralta.
Brasil dan Meksiko kemudian saling berhadapan di laga kedua. Laga itu digelar di Fortaleza, 17 Juni 2014.
Berstatus tuan rumah, Brasil jelas lebih diunggulkan. Terlebih lagi, Brasil juga diperkuat pemain-pemain top, seperti kapten Thiago Silva, Marcelo, Dani Alves, Oscar, Ramires, hingga Neymar.
Brasil diperkirakan bakal melumat Meksiko. Namun, di luar dugaan, Brasil ternyata hanya mampu bermain imbang 0-0.
Brasil Sampai Putus Asa
Mexican goalkeeper Ochoa gave the performance of a lifetime against Brazil in the World Cup.
— Football HQ (@FootbaII_HQ) March 10, 2020
To this day, this is one of the best individual goalkeeping performances. 😱🔥 pic.twitter.com/04Mcqj0tqu
Melawan Meksiko, Brasil sanggup menciptakan begitu banyak peluang berbahaya. Namun, semua peluang tersebut dinetralisir oleh kiper Meksiko yang waktu itu bermain untuk klub Ajaccio, Guillermo Ochoa.
Brasil cukup mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 53%. Serangan Brasil pun merajalela. Total 14 tembakan mereka hasilkan sepanjang laga.
Dari 14 tembakan itu, enam di antaranya mengarah tepat ke mulut gawang. Hanya saja, ketangguhan Ochoa membuat jala gawang Meksiko tak bergetar sekali pun hingga peluit panjang dibunyikan.
(c) WhoScored
Performance of a Lifetime
The last time Mexico played against Brazil in the World Cup was in 2014 where Brazil was the host nation. This was Mexico’s difficult match of this tournament, as Memo Ochoa made big saves to keep Brazil scoreless. The match ended in a 0-0 draw pic.twitter.com/nYvLKiWxxL
— #PasionyOrgullo (@eltri_united) June 30, 2018
Neymar, Fred, Paulinho, Thiago Silva sampai Oscar silih berganti melepaskan shot on target ke gawang Ochoa, baik dari dalam maupun luar area. Semuanya kandas.
(c) Squawka
Ochoa bisa diibaratkan seorang diri menahan gempuran bertubi-tubi yang dilancarkan Tim Samba. Ochoa pun pada akhirnya terpilih sebagai Man of the Match versi FIFA.
Itu adalah salah satu performa individual terbaik oleh seorang penjaga gawang, dan Ochoa menampilkannya di panggung akbar Piala Dunia. Istimewa!
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Ochoa Seorang Diri Meredam Gempuran Bertubi-tubi Brasil
Piala Dunia 11 Mei 2020, 13:36
-
PSG Minta Pemain Potong Gaji, Celah Neymar Angkat Kaki ke Barcelona?
Liga Spanyol 11 Mei 2020, 04:00
-
Wenger: Era Ronaldo dan Messi Segera Berakhir
Liga Champions 10 Mei 2020, 06:01
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR