Kiper Paraguay Orlando Gill Bongkar Rahasia di Balik Dua Penyelamatan Penalti Lawan Jerman

Kiper Paraguay Orlando Gill Bongkar Rahasia di Balik Dua Penyelamatan Penalti Lawan Jerman
Momen kiper Paraguay, Orlando Gill, saat menhadapi penalti pemain Jerman, Jamal Musiala, pada babak 32 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Steven Senne

Bola.net - Paraguay menciptakan kejutan besar di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Jerman pada babak 32 Besar. Kemenangan tersebut tidak lepas dari aksi gemilang kiper Orlando Gill yang menjadi pahlawan dalam drama adu penalti.

Bermain di Boston Stadium, Selasa (30/6) pagi WIB, Jerman dan Paraguay harus menjalani laga penuh ketegangan. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Jerman lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Paraguay mampu menunjukkan perlawanan disiplin. Setelah skor tetap imbang hingga extra time berakhir, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan tersebut, Paraguay menang 4-3 setelah Orlando Gill menggagalkan dua eksekusi pemain Jerman. Penampilan luar biasa kiper berusia 26 tahun itu menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Paraguay melaju ke babak berikutnya.

1 dari 2 halaman

Orlando Gill Jadi Tembok Paraguay di Hadapan Jerman

Kiper Timnas Paraguay, Orlando Gill, ketika tampil pada laga lawan Jerman di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Charles Krupa

Kiper Timnas Paraguay, Orlando Gill, ketika tampil pada laga lawan Jerman di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Charles Krupa

Pertandingan Jerman vs Paraguay berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Jerman tampil lebih banyak menguasai bola, tetapi justru Paraguay yang mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Julio Enciso pada menit ke-42.

Jerman tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons setelah jeda. Kai Havertz mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-54 lewat sundulan yang membuat skor kembali imbang 1-1.

Memasuki babak extra time, kedua tim tetap tampil agresif untuk mencari gol kemenangan. Jerman sempat mencetak gol melalui Jonathan Tah, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena terdapat pelanggaran Waldemar Anton dalam proses terjadinya gol.

Pertandingan akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti. Paraguay tampil lebih tenang, sementara Jerman harus menerima kenyataan setelah tiga eksekutornya gagal menjalankan tugas.

Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah menjadi tiga pemain Jerman yang gagal mencetak gol dari titik putih. Orlando Gill tampil luar biasa dengan menepis penalti Havertz dan Woltemade.

Sebelum menjadi pahlawan dalam adu penalti, Gill juga sudah tampil gemilang sepanjang pertandingan. Kiper San Lorenzo itu mencatat enam penyelamatan penting selama waktu normal dan extra time.

2 dari 2 halaman

Rahasia Orlando Gill Hadapi Adu Penalti

Starting XI Timnas Paraguay pada laga lawan Jerman di babak 32 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Starting XI Timnas Paraguay pada laga lawan Jerman di babak 32 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Adu penalti menjadi momen paling menegangkan dalam pertandingan tersebut. Gill mengaku merasakan tekanan besar ketika harus menghadapi para penendang Jerman dari jarak 12 meter.

"Sangat mendebarkan. Pertandingan yang sulit. Kami berhasil bertahan. Kami membuka skor, mereka menyamakan kedudukan, tetapi kemudian kami berhasil mempertahankan keunggulan," kata Orlando Gill.

Kiper Paraguay itu menjelaskan bahwa persiapan menjadi faktor penting dalam keberhasilannya menggagalkan dua penalti. Timnya sudah melakukan analisis terhadap kebiasaan para eksekutor Jerman.

"Jelas, kami menganalisis setiap pemain dan setiap detail dari penendang penalti. Syukurlah saya berhasil menyelamatkan dua penalti," ucap Orlando Gill.

Keberhasilan menahan dua penalti menjadi bukti kesiapan Gill menghadapi tekanan besar. Ia mampu membaca arah tendangan dan membantu Paraguay melewati salah satu laga paling sulit di Piala Dunia 2026.

Bagi Gill, kemenangan atas Jerman bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya. Hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Paraguay.

"Ini adalah suatu kehormatan; kami menyingkirkan seorang juara. Ini didedikasikan untuk semua warga Paraguay," sambungnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL