
Bola.net - Piala Dunia 2022 akan menjadi turnamen antarnegara akbar terakhir yang akan diikuti oleh Lionel Messi. Kepastian itu disampaikan La Pulga dalam sebuah wawancara dengan Starplus.
Artinya, turnamen yang akan berlangsung di Qatar bakal menjadi edisi perpisahan bagi Messi. Sekaligus menjadi yang kelima dalam kariernya bersama Timnas Argentina.
Lionel Messi sendiri merupakan pemain yang bergelimang gelar individu dan trofi. Namun, mantan penyerang Barcelona itu tak cukup bersinar ketika tampil di Piala Dunia.
Pemain Paris Saint-Germain hanya mencetak 6 gol dan 5 assist dari empat edisi Piala Dunia yang telah diikutinya. Bahkan, ia pernah absen mencetak gol pada Piala Dunia 2010.
Penasaran bagaimana kiprah Lionel Messi di Piala Dunia? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Piala Dunia 2006

Lionel Messi menjalani debut di Piala Dunia pada edisi 2006 yang berlangsung di Jerman. Saat itu, usianya masih 19 tahun dan sudah menjadi bagian dari Barcelona.
Lionel Messi tampil pertama kali dalam laga kedua grup C menghadapi Serbia dan Montenegro. Lionel Messi turun dari bangku cadangan menggantikan Maxi Rodriguez.
Lionel Messi mencetak 1 gol dan 1 assist untuk kemenangan 6-0 Argentina. Namun, setelah itu, dia belum bisa berkontribusi lagi hingga La Albiceleste tersingkir di perempat final.
Piala Dunia 2010

Piala Dunia 2010 menjadi salah satu edisi paling buruk dalam karier Lionel Messi. Sebab, dia tidak mampu menyumbang 1 gol pun untuk Timnas Argentina sejak fase grup hingga perempat final.
Padahal, dalam kurun waktu tersebut, Lionel Messi menjadi mesin gol Barcelona. Sejumlah gelar top skor didapatkan di kompetisi domestik maupun Eropa.
Satu-satunya kontribusi Lionel Messi adalah mencetak 1 assist pada babak 16 besar melawan Meksiko. Timnas Argentina menang 3-1 dalam turnamen yang digelar di Afrika Selatan itu.
Piala Dunia 2014

Produktivitas Lionel Messi cukup meningkat pada Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil. Dia juga mampu membawa Timnas Argentina hingga partai final.
Lionel Messi mencetak 4 gol dan 1 assist, termasuk brace ke gawang Nigeria pada laga pemungkas grup F. Akan tetapi, dia 'mandul' ketika Timnas Argentina tampil di fase gugur.
La Pulga gagal membawa Argentina menjadi juara setelah kalah dari Jerman dengan skor tipis 0-1. Namun, di akhir turnamen, dia terpilih sebagai pemain terbaik.
Piala Dunia 2018

Di Piala Dunia 2018, Lionel Messi juga tidak bisa berbicara banyak. Dia hanya mampu menyumbang 1 gol dan 2 assist untuk Timnas Argentina.
Dalam turnamen yang berlangsung di Rusia tersebut, Lionel Messi hanya mampu membawa Timnas Argentina hingga babak 16 besar. Mereka kalah 3-4 dari Prancis.
Selama diperkuat Lionel Messi, Piala Dunia 2018 juga menjadi capaian terburuk Argentina. Karena di tiga edisi sebelumnya, mereka bisa tampil hingga perempat final.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain asal Amerika Selatan Terbaik di Dunia Saat Ini, Ada Messi & Neymar
Editorial 7 Oktober 2022, 18:46
-
Kiprah Lionel Messi di Piala Dunia: Performa Biasa Aja, tapi Hampir Juara
Piala Dunia 7 Oktober 2022, 14:52
-
4 Klub yang Belum Dijebol Lionel Messi di Liga Champions, Ada Inter Milan
Editorial 7 Oktober 2022, 12:24
-
Piala Dunia 2022 Jadi Partisipasi Terakhir Lionel Messi
Piala Dunia 7 Oktober 2022, 05:00
-
Skenario Terbaik untuk Lionel Messi: Juara Piala Dunia 2022, The GOAT!
Piala Dunia 6 Oktober 2022, 15:14
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR