Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?

Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Pemain Argentina Lautaro Martinez berselebrasi setelah mencetak gol ketiga timnya dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Bola.net - Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain yang diperbincangkan setelah membantu Argentina menembus semifinal Piala Dunia 2026. Penyerang Inter Milan itu mencetak gol pada menit ke-121 ketika Albiceleste mengalahkan Swiss 3-1 di babak perempat final.

Gol tersebut menegaskan kemenangan Argentina sekaligus mengunci tiket menuju empat besar. Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada golnya, melainkan juga selebrasi yang memunculkan perdebatan.

Sejumlah penggemar menilai Lautaro Martinez semestinya mendapatkan kartu kuning kedua akibat selebrasinya. Jika hal itu terjadi, ia otomatis harus menjalani skorsing dan absen menghadapi Inggris pada semifinal.

1 dari 2 halaman

Alasan Lautaro Martinez Tidak Diganjar Kartu Kuning Kedua

Pemain Argentina Lautaro Martinez merayakan gol bersama para suporter dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Reed Hoffmann

Pemain Argentina Lautaro Martinez merayakan gol bersama para suporter dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Reed Hoffmann

Lautaro Martinez memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum masuk menggantikan rekannya pada menit ke-84. Ia kemudian mencetak gol penutup pada menit ke-121 yang mengakhiri perlawanan Swiss.

Saat mencetak gol itu, Lautaro Martinez sebenarnya sudah mengantongi satu kartu kuning. Seusai mencetak gol, ia melompati papan iklan dan berlari ke arah pendukung Argentina yang berada di belakang gawang.

Aksi tersebut memunculkan anggapan bahwa wasit semestinya mengeluarkan kartu kuning kedua. Berdasarkan Laws of the Game dari IFAB, pemain dapat menerima kartu kuning apabila mendekati penonton dengan cara yang berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan.

Meski demikian, perangkat pertandingan memiliki penilaian berbeda terhadap insiden tersebut. Selebrasi Lautaro Martinez berlangsung sangat singkat dan tidak melibatkan kontak maupun interaksi langsung dengan para pendukung di tribun.

2 dari 2 halaman

Wasit Menilai Selebrasi Tidak Membahayakan

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengamati dari pinggir lapangan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Charlie Riedel

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengamati dari pinggir lapangan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Charlie Riedel

Karena tidak ada tindakan yang memicu risiko keamanan, wasit memutuskan tidak memberikan hukuman tambahan. Keputusan itu membuat Lautaro Martinez tetap menyelesaikan pertandingan tanpa kartu kuning kedua.

Dengan demikian, Lautaro Martinez dipastikan tetap memenuhi syarat tampil pada laga semifinal melawan Inggris. Kehadirannya menjadi kabar penting bagi Argentina mengingat perannya sebagai salah satu penyerang utama.

Gol ke gawang Swiss juga mempertegas kontribusi Lautaro Martinez sebagai pemain yang mampu memberikan dampak besar meski masuk dari bangku cadangan. Kini, Argentina berharap ketajamannya kembali muncul saat menghadapi Inggris dalam perebutan tiket menuju final Piala Dunia 2026.

Sumber: Football Italia


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL