Bola.net - Philipp Lahm mengaku cukup kecewa karena Neymar dan Thiago Silva bakal absen kala Jerman bersua Brasil di babak semifinal Piala Dunia, 8 Juli mendatang.
Jerman memastikan lolos ke 4 besar Piala Dunia setelah berhasil menundukkan Prancis 1-0 dalam laga yang cukup alot. Sementara itu, Brasil sukses mengandaskan ambisi Kolombia dengan skor 2-1.
Sayangnya, Brasil harus kehilangan dua pemain pilarnya sekaligus akibat kerasnya laga kontra Kolombia tersebut. Neymar mengalami cedera retak tulang belakang sementara Silva mendapat sanksi larangan bermain karena akumulasi kartu kuning.
Absennya dua pemain itu membuat Lahm kecewa. Sebab, dia berharap Jerman bisa menghadapi Brasil dengan kekuatan penuh di laga semifinal nanti.
"Pertama-tama, sayang sekali kedua pemain itu absen. Saya terutama merasa sangat sedih pada Neymar. Absen di laga semifinal di Piala Dunia di kandang sendiri adalah pukulan yang menyakitkan," ujarnya dalam wawancara dengan Bild am Sonntag.
"Di ajang Piala Dunia, Anda selalu ingin melawan yang terbaik. Itulah sebabnya mengapa saya lebih memilih menghadapi Brasil yang diperkuat Neymar. Namun saya yakin, Brasil memiliki cukup pemain yang bisa menggantikannya. Itu adalah tugas yang sulit," sambungnya. [initial]
(gl/dim)
Jerman memastikan lolos ke 4 besar Piala Dunia setelah berhasil menundukkan Prancis 1-0 dalam laga yang cukup alot. Sementara itu, Brasil sukses mengandaskan ambisi Kolombia dengan skor 2-1.
Sayangnya, Brasil harus kehilangan dua pemain pilarnya sekaligus akibat kerasnya laga kontra Kolombia tersebut. Neymar mengalami cedera retak tulang belakang sementara Silva mendapat sanksi larangan bermain karena akumulasi kartu kuning.
Absennya dua pemain itu membuat Lahm kecewa. Sebab, dia berharap Jerman bisa menghadapi Brasil dengan kekuatan penuh di laga semifinal nanti.
"Pertama-tama, sayang sekali kedua pemain itu absen. Saya terutama merasa sangat sedih pada Neymar. Absen di laga semifinal di Piala Dunia di kandang sendiri adalah pukulan yang menyakitkan," ujarnya dalam wawancara dengan Bild am Sonntag.
"Di ajang Piala Dunia, Anda selalu ingin melawan yang terbaik. Itulah sebabnya mengapa saya lebih memilih menghadapi Brasil yang diperkuat Neymar. Namun saya yakin, Brasil memiliki cukup pemain yang bisa menggantikannya. Itu adalah tugas yang sulit," sambungnya. [initial]
Baca Juga:
- Lahm Ingin Berlaga Di Final
- Prancis Tersingkir, Benzema Puji Performa Neuer
- Thiago Silva: Mari Menangkan Piala Dunia Demi Neymar
- Brasil Kehilangan Pilar Bernama Neymar
- Jerman Rajanya Serangan Udara
- Podolski Nilai Kekuatan Jerman Lampaui Messi & Neymar
- Brasil vs Jerman, Dua Raksasa Dipertemukan Takdir
- Loew: Tim Amerika Latin Diuntungkan di Piala Dunia
- Lloris: Prancis Kalah Melawan Tim Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video Perpisahan Emosional Neymar
Open Play 6 Juli 2014, 22:27
-
Mourinho: Thiago Silva Lebih Penting Ketimbang Neymar
Piala Dunia 6 Juli 2014, 22:14
-
Scolari: Neymar Memang Selalu Diincar Pemain Lawan
Piala Dunia 6 Juli 2014, 22:01
-
Setelah Neymar, Willian Juga Cedera
Piala Dunia 6 Juli 2014, 20:35
-
'Kaki Neymar Sempat Mati Rasa'
Piala Dunia 6 Juli 2014, 19:46
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR