Brasil tercatat melakukan 31 pelanggaran di perempat final ketika mereka menang atas Kolombia. Loew mengklaim bahwa aksi tersebut merupakan bentuk permainan brutal untuk menghentikan potensi serangan berbahaya.
"Saya melihat pertandingan antara Brasil dan Kolombia dan terlalu banyak pelanggaran dilakukan oleh kedua tim. Pelanggaran tersebut terjadi bukan karena pemain mengejar bola dan berusaha untuk merebutnya," tutur Loew pada reporter.
"Semuanya merupakan pelanggaran yang brutal. Banyak pemain menghalangi lawan kapan pun mereka bisa. Hal tersebut amat mengganggu. Saya harap hal brutal seperti ini berhenti, atau tidak akan melihat pemain seperti Lionel Messi, Mesut Ozil dan Neymar bermain," pungkasnya.
Jerman mengalahkan Prancis 1-0 di perempat final untuk maju ke babak 4 besar. [initial]
(gl/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Scholes: Jerman Bisa Jadi Tim Sempurna
Piala Dunia 8 Juli 2014, 22:45
-
Fabio Optimis Brasil Juara Dunia
Piala Dunia 8 Juli 2014, 22:32
-
Boateng: Lawan Brasil Bukan Ajang Balas Dendam
Piala Dunia 8 Juli 2014, 21:57
-
Joachim Loew Akui Brasil Lebih Favorit
Piala Dunia 8 Juli 2014, 21:17
-
Hamann: Tak Ada Alasan Jerman Takut Brasil
Piala Dunia 8 Juli 2014, 21:00
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
-
Ketika Semua Melambat di Hadapan David Raya Si Raja Nirbobol
Liga Champions 8 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR