
Bola.net - Lionel Messi sudah memenangkan hampir semua hal yang bisa diraih seorang pesepak bola. Namun, di Piala Dunia 2026, sang kapten Argentina kembali menunjukkan bahwa dahaganya terhadap prestasi belum berakhir.
Saat banyak pemain seusianya mulai menurunkan intensitas permainan, Messi justru tampil sebagai motor utama perjalanan Argentina. Ia memimpin juara bertahan itu melewati fase grup dengan catatan sempurna.
Perjalanan tersebut bukan hanya tentang kemenangan. Setiap pertandingan menghadirkan catatan baru yang semakin mempertegas warisan Messi di panggung sepak bola dunia.
Kini, tantangan berikutnya menanti. Argentina akan menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar dengan harapan menjaga mimpi mempertahankan mahkota juara dunia.
Ketika Rekor Datang Bersamaan dengan Kemenangan
Turnamen dibuka dengan cara yang sulit dilupakan oleh para pendukung Argentina. Lionel Messi mencetak hat-trick saat La Albiceleste mengalahkan Aljazair 3-0.
Tiga gol itu bukan sekadar membantu tim meraih tiga poin. Messi juga menyamai rekor 16 gol Piala Dunia yang sebelumnya menjadi milik legenda Jerman, Miroslav Klose.
Pada saat yang sama, ia masuk ke daftar pemain elite yang mampu mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia. Hanya Cristiano Ronaldo yang lebih dulu mencapai pencapaian serupa.
Melampaui Nama-nama Besar
Jika ada yang mengira Messi akan berhenti setelah menyamai rekor Klose, kenyataannya justru berbeda. Hanya satu pertandingan kemudian, ia melesat sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Dua gol ke gawang Austria membawa Argentina menang 2-0. Lebih penting lagi, gol-gol tersebut mengantarkan Messi melampaui catatan yang selama bertahun-tahun dianggap sulit disentuh.
Pencapaian itu terasa semakin istimewa karena hadir menjelang ulang tahunnya yang ke-39. Usia tampaknya belum mampu mengurangi pengaruh pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Sentuhan yang Tetap Menentukan
Pada laga terakhir fase grup melawan Yordania, Messi tidak tampil sejak menit pertama. Namun, bahkan dari bangku cadangan pun, ia tetap menjadi pembeda.
Masuk pada babak kedua, Messi mencetak gol tendangan bebas yang memastikan kemenangan 3-1 untuk Argentina. Bola meluncur ke gawang dan kembali menghadirkan momen yang terasa akrab bagi para pencinta sepak bola.
Gol itu memperpanjang rekor luar biasanya. Messi kini berhasil mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun, sebuah catatan yang belum pernah dibuat pemain lain sebelumnya.
Dengan total 19 gol sepanjang karier di Piala Dunia, namanya semakin jauh meninggalkan para pesaing. Enam gol yang telah ia cetak di turnamen tahun ini juga menjadi bukti bahwa ketajamannya masih terjaga.
Ujian Berikutnya Bernama Cape Verde
Meski Argentina datang sebagai favorit, fase gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda. Cape Verde telah membuktikan bahwa mereka mampu melampaui berbagai prediksi.
Negara kepulauan kecil di Afrika itu membuat kejutan dengan lolos dari Grup H. Mereka bahkan mampu mengungguli Uruguay dan Arab Saudi dalam persaingan menuju babak berikutnya.
Hasil imbang tanpa gol melawan Spanyol menjadi gambaran kekuatan mereka. Disiplin, keberanian, dan semangat juang membuat Blue Sharks tampil jauh melampaui ukuran negaranya yang hanya berpenduduk sekitar 530 ribu jiwa.
Namun, Argentina memiliki senjata yang tidak dimiliki tim lain. Selama Lionel Messi masih berada di lapangan, selalu ada kemungkinan lahirnya momen istimewa yang mengubah arah pertandingan.
Itulah yang membuat perjalanan La Albiceleste tetap menarik untuk diikuti. Di usia yang sudah menyentuh 39 tahun, Messi masih terus berlari mengejar puncak yang bahkan sudah pernah ia taklukkan.
Sumber: Major League Soccer - Official Site
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe, Lionel Messi, 6 Gol
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:49
-
Kylian Mbappe Memburu Lionel Messi
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:35
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR