Bola.net - - mengatakan manajer Tite sudah menyatukan dan membuat tim terus rendah hati dalam perjalanan mereka di babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan.
Brasil tidak pernah menelan kekalahan sejak Tite menggantikan Dunga pasca kegagalan di Copa America di Amerika Serikat tahun lalu - dengan rekor delapan kemenangan beruntun.
Era kepemimpinan Tite mencapai level baru ketika Brasil menghancurkan Uruguay 4-1 di laga kualifikasi yang digelar pekan lalu, sekaligus membawa tim juara dunia lima kali kian dekat ke putaran final Rusia 2018.
Marquinhos pun memuji kinerja manajer berusia 55 tahun sejauh ini.
Selebrasi Coutinho, Neymar dan Gabriel Jesus
"Dia mampu menjaga level yang baik. Tite adalah pelatih yang suka terus rendah hati dan suka memiliki tim dengan permainan dari kaki ke kaki. Dia pelatih yang senang mengetahui mengapa dia menang. Jadi untuk menang anda harus rendah hati dan menghormati lawan," tutur Marquinhos menurut FFT.
"Ini semua tentang memberikan segalanya di atas lapangan. Bermain bagus dan mengerti mengapa anda menang. Jadi dia akan menularkan itu ke tim."
Marquinhos menambahkan: "Kami bermain bagus dan itu karena usaha kolektif dari timnas Brasil. Bukan cuma para pemain bertahan, tapi seluruh tim. Kami melihat Neymar, Firmino, dan Coutinho, bermain apik dan sanggup mencetak gol."
"Paulinho, Renato Augusto, dan Casemiro ada di sana untuk memberi jaminan bahwa mereka bisa membantu kami merebut bola dan menyerang. Saya percaya tim ini sudah menjadi amat kuat dan itu membantu kami menghadapi segalanya."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquinhos: Tite Buat Brasil Kian Solid dan Padu
Piala Dunia 27 Maret 2017, 14:50
-
PSG Dibantai Barca, Marquinhos Sempat Bicara dengan Neymar
Liga Spanyol 27 Maret 2017, 08:30
-
Jadi Musisi, Ronaldinho Rilis Single Pertama
Bolatainment 27 Maret 2017, 02:20
-
Coutinho Permalukan Pemain Uruguay, Dua Kali Beruntun!
Open Play 25 Maret 2017, 06:46
-
Kapten Uruguay Akui Keistimewaan Seorang Neymar
Piala Dunia 24 Maret 2017, 19:49
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR