Bola.net - Gelandang Argentina, Javier Mascherano memberikan komentar unik terkait aksi heroiknya saat melakukan tackle vital yang menggagalkan peluang emas winger Belanda, Arjen Robben dalam laga semifinal Piala Dunia (09/07). Penggawa Barcelona ini memberikan perumpamaan ekstrim dengan menyebut pantatnya terasa robek usai menjulurkan kaki sekuat tenaga untuk menghalau sepakan Robben.
Aksi tersebut terjadi di babak perpanjangan waktu, dengan Robben berada dalam posisi satu lawan satu melawan kiper Sergio Romero dari jarak yang sangat dekat. Namun dari belakang secara tak terduga Mascherano mampu memblok bola tersebut dengan sebuah sliding yang sangat bersih.
"Saya tak ingin terdengar vulgar... Tapi pantat saya rasanya seperti robek usai melakukan tackling tersebut. Rasa sakitnya sungguh luar biasa," kata Mascherano saat memasuki mixed zone usai laga kepada ESPN, yang disambut gelak tawa reporter yang mendengar jawaban unik tersebut.

"Tapi apa yang saya lakukan adalah suatu hal yang pasti juga akan dilakukan pemain lainnya. Untuk berada di final, kami membutuhkan keberuntungan semacam itu."
Bukan tidak mungkin Oranje memimpin 1-0 seandainya Mascherano tak melakukan penyelamatan luar biasa tersebut. Tango sendiri keluar sebagai pemenang setelah laga dilanjutkan ke babak adu penalti karena skor imbang 0-0 bertahan hingga 120 menit berakhir. (espn/mri)
Aksi tersebut terjadi di babak perpanjangan waktu, dengan Robben berada dalam posisi satu lawan satu melawan kiper Sergio Romero dari jarak yang sangat dekat. Namun dari belakang secara tak terduga Mascherano mampu memblok bola tersebut dengan sebuah sliding yang sangat bersih.
"Saya tak ingin terdengar vulgar... Tapi pantat saya rasanya seperti robek usai melakukan tackling tersebut. Rasa sakitnya sungguh luar biasa," kata Mascherano saat memasuki mixed zone usai laga kepada ESPN, yang disambut gelak tawa reporter yang mendengar jawaban unik tersebut.

Tackling inilah yang membuat membuat Mascherano kesakitan (c) AFP
"Tapi apa yang saya lakukan adalah suatu hal yang pasti juga akan dilakukan pemain lainnya. Untuk berada di final, kami membutuhkan keberuntungan semacam itu."
Bukan tidak mungkin Oranje memimpin 1-0 seandainya Mascherano tak melakukan penyelamatan luar biasa tersebut. Tango sendiri keluar sebagai pemenang setelah laga dilanjutkan ke babak adu penalti karena skor imbang 0-0 bertahan hingga 120 menit berakhir. (espn/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terungkap, 11 Pemain Pilihan Scholes Untuk Louis van Gaal
Liga Inggris 11 Juli 2014, 17:20
-
Mascherano: Hadang Robben, Pantat Saya 'Robek'
Piala Dunia 11 Juli 2014, 09:50
-
Aguero Anggap Komentar Neymar & Robben Tak Penting
Piala Dunia 11 Juli 2014, 08:23
-
Mascherano: Saya Menang Satu Detik
Piala Dunia 11 Juli 2014, 00:40
-
Robben: Belanda Alami Nasib Sial Lawan Argentina
Piala Dunia 10 Juli 2014, 22:05
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR