Masa depan bos Canarinha tersebut masih diragukan usai timnya kalah secara memalukan 1-7 dari Jerman di semifinal Piala Dunia 2014 yang digelar di kandang sendiri, di Belo Horizonte.
"Sepakbola hanyalah tentang masa sekarang dan masa depan. Ada momen tertentu yang akan datang, dan saya pikir ini waktunya," tutur Ramalho pada ESPN.
"Jika memang penggantinya bukan orang Brasil, maka harus yang terbaik. Guardiola akan menjadi pilihan saya. Atau Mourinho. Kami harus punya bos yang hebat, yang memiliki ciri khas. Seorang pelatih yang bagus. Namun CBF-lah yang nantinya akan memutuskan," pungkasnya.
Brasil akan memainkan duel perebutan tempat ketiga Piala Dunia dini hari nanti. [initial]
(espn/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Juara, Mourinho Sarankan Jerman Kuasai Lini Tengah
Piala Dunia 12 Juli 2014, 20:29
-
Mourinho: Messi Tak Layak Disebut Terbaik Sepanjang Masa
Piala Dunia 12 Juli 2014, 18:43
-
Mourinho: Robben Pemain Terbaik Piala Dunia
Piala Dunia 12 Juli 2014, 18:18
-
'Mou atau Pep Layak Gantikan Scolari'
Piala Dunia 12 Juli 2014, 17:09
-
Mourinho Lempar Pujian Untuk Pogba
Piala Dunia 12 Juli 2014, 14:16
LATEST UPDATE
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
-
Arsenal Hampir Tak Terbendung di Liga Champions Musim Ini
Liga Champions 8 April 2026, 10:20
-
Kalah 2-1, Real Madrid Pede Bisa Comeback di Kandang Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
2 Gol Sedekah Real Madrid untuk Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR