
Bola.net - Brasil menatap Copa America 2019 dengan kepercayaan diri tinggi. Dengan status tuan rumah, mereka mengincar gelar juara meski tidak diperkuat sang bintang, Neymar lantaran cedera beberapa hari lalu.
Tercatat, Brasil belum pernah kalah sejak disingkirkan Belgia dari Piala Dunia 2018 lalu. Setelahnya, pasukan Tite itu melewati 10 pertandingan tak terkalahkan dan memasuki Copa America dengan kepercayaan diri tinggi.
Sayangnya, pada laga uji coba melawan Qatar, Neymar menderita cedera pergelangan kaki yang memaksanya absen pada Copa America nanti. Kehilangan pemain sehebat Neymar jelas bakal jadi pukulan besar, tetapi di sisi lain bisa jadi menguntungkan.
Saat ini, Tite sedang berusaha melakukan regenerasi skuad demi Brasil yang lebih baik. Dari 23 nama yang dipanggil, hanya 14 pemain lama yang berlaga di Piala Dunia 2018 kemarin. Dia mengaku keputusan ini yang paling sulit.
Nama-nama seperti Richarlison, David Neres, Arthur, dan Lucas Paqueta merupakan wajah-wajah baru yang membela Selecao nanti. Kondisi inilah yang mungkin bisa menutupi kehilangan Neymar.
Pada Piala Dunia 2018 lalu, Neymar terus dikecam karena bermain laiknya sirkus. Dia terlalu mudah jatuh saat dilanggar lawan, lalu bangkit seakan-akan tanpa masalah. Sikap Neymar menuai kecaman keras,
Sejak saat itu - dan sebelumnya - nasib buruk terus menyertai Neymar. Dia dihantam berbagai cedera silih berganti, dan Brasil bisa untung. Mengapa begitu? Mengutip Reuters, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Keuntungan
Pertanyaan terbesar adalah bagaimana Brasil berjalan tanpa Neymer, tapi sebenarnya itu bisa jadi keuntungan tersendiri. Dengan absennya Neymar, atmosfer sirkus dalam skuad bakal menurun dan hanya fokus bermain di lapangan.
Tidak akan ada lagi pemandangan pemain yang berguling-guling berlebihan di lapangan. Rekan-rekannya bisa membuktikan bahwa mereka bisa memberikan yang terbaik meski bermain tanpa Neymar.
Ada bana Philippe Coutinho yang bakal diminta membuktikan diri. Juga striker muda dalam diri Gabriel Jesus yang diam-diam bisa merepotkan lawan.
Ekspektasi terhadap Brasil begitu tinggi, dan mereka mungkin lebih mampu mengatasinya sebagai tim, bukan mengandalkan satu bintang bernama Neymar. Absennya Neymar bisa menguntungkan Brasil.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Cinta, Neymar Ingin Kembali ke Barcelona
Liga Inggris 11 Juni 2019, 19:40
-
Ingin Pulang ke Barcelona, Neymar Diminta Potong Gaji
Liga Spanyol 11 Juni 2019, 14:00
-
Demi Liga Champions, Barcelona Mulai Tertarik Pulangkan Neymar
Liga Spanyol 11 Juni 2019, 13:00
-
Neymar Absen, Brasil Tanpa Pertunjukan Sirkus di Copa America 2019
Piala Dunia 11 Juni 2019, 11:20
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
-
Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
Piala Dunia 10 April 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR