
Bola.net - Timnas Italia menghadapi kenyataan pahit setelah kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia. Namun, di tengah kekecewaan tersebut, secercah harapan masih tersisa bagi Gli Azzurri untuk tampil di edisi 2026, meski peluangnya sangat kecil dan bergantung pada situasi di luar lapangan.
Italia harus menelan pil pahit usai tersingkir secara mengejutkan di babak play-off oleh Bosnia dan Herzegovina. Dalam laga yang berlangsung dramatis, Italia kalah 4-1 melalui adu penalti, dengan Edin Dzeko menjadi salah satu sosok kunci kemenangan lawan.
Kegagalan ini menandai kali ketiga secara beruntun Italia absen dari panggung Piala Dunia, sebuah catatan buruk bagi salah satu negara dengan sejarah sepak bola paling gemilang di dunia.
Harapan dari Situasi Tak Biasa

Di tengah keterpurukan, muncul skenario tak terduga yang bisa membuka jalan bagi Italia. Peluang tersebut berkaitan dengan ketidakpastian partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.
Situasi geopolitik menjadi faktor utama. Konflik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat, yang juga menjadi tuan rumah bersama turnamen, memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Iran mengundurkan diri. Ketegangan meningkat setelah serangan militer bersama AS dan Israel pada Februari lalu menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Pernyataan dari pejabat Iran yang menyebut negaranya “tidak memiliki kemungkinan untuk berpartisipasi” semakin memperkuat ketidakpastian tersebut. Bahkan, Presiden AS saat itu, Donald Trump, secara terbuka menyarankan Iran mundur demi “keamanan mereka sendiri”.
Iran pun merespons dengan tegas. Mereka menolak kemungkinan dikeluarkan dari turnamen dan justru menyebut bahwa seharusnya Amerika Serikat yang mempertimbangkan mundur.
Sikap FIFA dan Peluang Italia

Di tengah polemik tersebut, FIFA memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan jika sebuah tim mengundurkan diri dari turnamen. Secara teori, hal ini bisa membuka peluang bagi Italia untuk masuk sebagai tim pengganti, mengingat mereka merupakan salah satu tim dengan peringkat tertinggi di antara negara yang gagal lolos.
Namun, secara realistis, peluang tersebut tetap kecil. FIFA cenderung akan memilih tim pengganti dari konfederasi yang sama guna menjaga keseimbangan jumlah peserta dari tiap kawasan. Artinya, jika Iran mundur, kemungkinan besar slot tersebut akan diberikan kepada tim Asia lainnya, bukan Italia.
Selain itu, pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, tampaknya telah meredam spekulasi. Ia menegaskan bahwa Iran akan tetap ambil bagian dalam turnamen.
“Kami ingin Iran bermain, dan Iran akan bermain di Piala Dunia. Tidak ada rencana B, C, atau D. Hanya ada rencana A,” ujar Infantino.
Jadwal Iran Tetap Berjalan

Saat ini, Iran dijadwalkan memulai kiprah mereka pada 16 Juni melawan Selandia Baru. Setelah itu, mereka akan menghadapi Belgia di California dan Mesir di Seattle.
Dengan kondisi tersebut, harapan Italia untuk “menumpang” ke Piala Dunia 2026 praktis berada di ujung tanduk.
Tanpa perubahan besar dalam situasi global, Gli Azzurri tampaknya harus kembali menunda ambisi mereka tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seruan Reformasi Badan Federasi Sepak Bola Italia Kian Nyaring
Piala Dunia 2 April 2026, 14:14
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR