
Bola.net - Perjalanan Juventus di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 harus berakhir di babak 16 besar. Langkah mereka dihentikan oleh raksasa Spanyol, Real Madrid, melalui kekalahan tipis dengan skor 0-1.
Meskipun harus tersingkir, pelatih Juventus, Igor Tudor, secara mengejutkan justru melontarkan pujian setinggi langit untuk para pemainnya. Menurutnya, skuad Bianconeri telah menjalankan strategi permainan dengan sangat baik.
Di balik kekalahan tersebut, Tudor mengungkapkan sebuah fakta yang mencengangkan. Ia menyebut bahwa timnya mengalami krisis kebugaran yang parah di tengah laga, sampai-sampai ada sepuluh pemain yang meminta untuk ditarik keluar.
Komentar sang pelatih ini memberikan gambaran jelas mengenai perjuangan luar biasa yang ditampilkan oleh para pemain Juventus. Mereka berjuang hingga titik darah penghabisan meskipun kondisi fisik sudah tidak lagi ideal.
Strategi Tepat, Tenaga Habis

Igor Tudor sama sekali tidak menunjukkan raut kekecewaan yang mendalam meski timnya gagal melaju ke babak selanjutnya. Ia justru memilih untuk mengapresiasi perjuangan dan kepatuhan para pemainnya terhadap rencana yang telah ia siapkan.
Menurutnya, Juventus berhasil menjalankan taktik yang berbeda dan lebih baik dibandingkan saat melawan Manchester City. Ia juga menyoroti krisis kebugaran luar biasa yang dialami timnya dalam pertandingan melawan Real Madrid ini.
"Saya harus memberi selamat kepada para pemain, karena mereka berpegang pada rencana permainan yang kami miliki dan mengikuti strategi," ujar Tudor kepada Sport Mediaset.
"Mereka memberikan segalanya dalam situasi ini, pada akhirnya ada 10 pemain yang meminta untuk ditarik keluar," ungkapnya.
Badai Cedera di Tengah Laga

Krisis kebugaran yang diungkapkan oleh Igor Tudor memang benar-benar terlihat di atas lapangan. Bek andalan mereka, Lloyd Kelly, bahkan harus ditarik keluar lebih awal karena mengalami masalah otot.
Keputusan Tudor untuk mengganti bintang muda Kenan Yildiz juga sempat menimbulkan tanda tanya. Namun, sang pelatih menjelaskan bahwa itu adalah tindakan pencegahan karena Yildiz sudah terlihat kelelahan dan sangat berisiko menderita cedera.
"Yildiz sedang melakukan peregangan, kami takut dia akan mencederai dirinya sendiri, tetapi yang lain juga berada dalam situasi serupa," jelas Tudor.
"Ada satu slot (pergantian), saya ingin membuat perubahan yang lebih menyerang, tetapi Frank (Conceicao) cedera dan saya takut kami akan bermain dengan 10 orang," lanjutnya.
Pelajaran Berharga dari Tim Papan Atas
Meskipun harus angkat koper dari turnamen, Igor Tudor melihat ada sisi positif yang bisa dipetik oleh timnya. Ia merasa Juventus mendapatkan pelajaran yang sangat berharga setelah berhadapan dengan dua tim level tertinggi dunia, Manchester City dan Real Madrid.
Ia menyebut bahwa strategi yang ia terapkan saat melawan Real Madrid sangat berbeda dibandingkan saat dihajar Manchester City. Menurutnya, laga ini adalah pertarungan knockout sesungguhnya yang menuntut pendekatan taktik yang berbeda.
"Kami 'bersekolah' melawan dua tim dengan level tertinggi," kata Tudor.
"Sangat berharga untuk membandingkan di mana posisi kami dengan tim-tim ini dan belajar untuk ke depannya. Kami menyiapkan strategi yang sangat berbeda melawan Real Madrid dan konteksnya juga berbeda," tambahnya.
Ogah Bicara Transfer, Minta Liburan
Setelah turnamen ini berakhir, Juventus dan Igor Tudor tentu akan langsung fokus untuk merencanakan skuad musim depan. Pertanyaan mengenai kebutuhan pemain di boks transfer pun mulai dilontarkan oleh para jurnalis.
Akan tetapi, saat ditanya mengenai rencana transfer klub, Tudor dengan cerdik menolak untuk memberikan jawaban. Ia merasa bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk membahas topik tersebut.
"Ini bukan saatnya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini," tegasnya.
"Kami akan beristirahat sekarang dan kemudian mempersiapkan musim berikutnya. Mari kita semua nikmati liburan yang menyenangkan sekarang," tutup sang pelatih sambil tersenyum.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya! MU Selangkah Lagi Jual Jadon Sancho ke Juventus
Liga Inggris 2 Juli 2025, 19:18
-
Nego Tuntas, Jonathan David Segera Jadi Penyerang Baru Juventus
Liga Italia 2 Juli 2025, 17:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR