Bola.net - - Nigeria dan Argentina akan saling jegal di Saint Petersburg Stadium pada pertandingan terakhir Grup D Piala Dunia 2018, Rabu (27/6). Ini adalah partai hidup-mati dengan kelolosan ke babak 16 besar sebagai taruhannya.
Argentina sejauh ini tampil jauh dari harapan. Setelah gol Sergio Aguero cuma berakhir dengan hasil imbang 1-1 melawan Islandia di laga pertama, Argentina dipermak Kroasia tiga gol tanpa balas. Namun masih ada harapan bagi Lionel Messi dan kawan-kawan untuk lolos fase berikutnya.
Asa Argentina terjaga berkat kemenangan 2-0 Nigeria atas Islandia. Dua gol Ahmed Musa tak hanya memberi Nigeria (yang kalah 0-2 lawan Kroasia di laga pembuka) tiga poin pertama, tapi juga menghidupkan kembali peluang Argentina.
Yang jelas, Kroasia sudah pasti lolos ke babak 16 besar dengan dua kemenangan. Satu spot tersisa masih akan diperebutkan oleh Nigeria (3 poin), Islandia (1 poin) dan Argentina (1 poin). Tiga tim itu sama-sama butuh kemenangan di laga pemungkas.
Ini adalah kesempatan terakhir bagi Argentina. La Albiceleste butuh kemenangan besar atas Nigeria untuk melompat ke peringkat dua. Kemenangan dengan skor berapapun juga bisa meloloskan Argentina, selama Kroasia tak kalah melawan Islandia di partai satunya.
Ketika dikalahkan Kroasia, Messi merupakan pemain terbaik Argentina di atas lapangan. Namun itu tak cukup untuk menghindarkan Argentina dari petaka.
Untuk laga ini, pelatih Jorge Sampaoli diperkirakan akan melakukan beberapa perubahan pada strategi dan susunan pemainnya. Paulo Dybala sepertinya bakal mendapatkan kesempatan untuk masuk starting line-up. Dia bakal bahu-membahu bersama Messi dan Angel Di Maria serta Aguero di barisan depan Argentina.
Yang jadi pertanyaan adalah di posisi penjaga gawang. Willy Caballero telah melakukan sebuah blunder memalukan saat melawan Kroasia. Posisinya bisa saja diserahkan kepada Nahuel Guzman.
Argentina membutuhkan performa optimal semua pemainnya, terutama sang kapten Messi.
Messi belum mencetak gol di Rusia 2018. Gol terakhirnya di Piala Dunia adalah ketika Argentina menang 3-2 pada laga terakhir grup mereka di Brasil 2014. Kebetulan, tim yang dikalahkan Argentina waktu itu adalah Nigeria.
Dalam laga tersebut, Messi mencetak dua gol. Satu gol Argentina lainnya disarangkan oleh Marcus Rojo. Sementara itu, dua gol Nigeria ke gawang Argentina diborong oleh Ahmed Musa.
Argentina, waspadailah Musa. Nigeria, waspadailah si nomor 10 Argentina.
Perkiraan Susunan Pemain

Nigeria (3-5-2): Uzoho; Balogun, Ekong, Omeruo; Moses, Ndidi, Mikel, Etebo, Idowu; Musa, Iheanacho.
Pelatih: Gernot Rohr.
Argentina (4-2-3-1): Guzman; Salvio, Otamendi, Rojo, Tagliafico; Mascherano, Biglia; Dybala, Messi, Di Maria; Aguero.
Pelatih: Jorge Sampaoli.
Prediksi Skor

Hasil Nigeria melawan Islandia menunjukkan bahwa takdir masih memberi Argentina satu kesempatan terakhir. Mood di skuat Argentina kembali membaik.
"Namun ini bukan cuma tentang mood, tapi tim juga harus bermain lebih baik," kata Javier Mascherano.
Lucas Biglia juga menyuarakan optimismenya. "Satu kesempatan telah datang, dan itu memberi kami suntikan motivasi," ujar Biglia.
Argentina berada di tepi jurang eliminasi, tapi mereka belum habis. Belum terlambat bagi Argentina untuk bangkit dan meraih hasil yang dibutuhkan guna menyelamatkan diri, sama seperti yang mereka lakukan di babak kualifikasi.
Prediksi skor akhir: Nigeria 1-3 Argentina.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Islandia vs Kroasia 27 Juni 2018
Piala Dunia 26 Juni 2018, 08:00
-
Prediksi Nigeria vs Argentina 27 Juni 2018
Piala Dunia 26 Juni 2018, 07:30
-
Prediksi Denmark vs Prancis 26 Juni 2018
Piala Dunia 26 Juni 2018, 07:00
-
Prediksi Australia vs Peru 26 Juni 2018
Piala Dunia 26 Juni 2018, 06:30
-
Prediksi Iran vs Portugal 26 Juni 2018
Piala Dunia 25 Juni 2018, 12:27
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR