Les Bleus dan Red Devils punya cukup banyak kesamaan. Mereka sama-sama memiliki kiper top, bek-bek solid, gelandang-gelandang cerdas dan kreatif, serta penyerang-penyerang cepat dan bertalenta.
Selain itu, jika sedang berada dalam bentuk terbaiknya, dua tim ini juga mampu menyajikan permainan sepakbola yang spektakuler dan mengagumkan.
Dimotori Antoine Griezmann dan penyerang muda sensasional Kylian Mbappe di lini depan, Prancis telah mengkandaskan Argentina serta Uruguay untuk mencapai empat besar. Ketika menjinakkan Uruguay, pasukan Didier Deschamps tak cuma menampilkan permainan ofensif yang brilian, tapi juga pertahanan solid yang tak mudah diruntuhkan.
Kecepatan Mbappe, yang di babak 16 besar membuat lini belakang Argentina porak-poranda, adalah salah satu ancaman yang harus diwaspadai oleh Belgia. Namun Belgia diyakini tidak bakal gentar.
Ketika meraih comeback win atas Jepang di babak 16 besar, Belgia menunjukkan bahwa mereka memiliki mental juara. Mentalitas tersebut, dipadu dengan taktik dan game plan yang diramu pelatih Roberto Martinez, bahkan membawa mereka menaklukkan sang favorit Brasil di perempat final.
Saat menaklukkan Brasil, Kevin De Bruyne bermain gemilang dan mencetak satu gol untuk Belgia. Thibaut Courtois tampil spektakuler di bawah mistar dan melakukan delapan penyelamatan. Striker Romelu Lukaku dan kapten Eden Hazard tidak menyumbang gol, tapi berfungsi sangat baik dalam mendukung skema permainan timnya dengan penempatan posisi mereka di atas lapangan.
Di kubu Prancis, Mbappe dan Griezmann adalah dua sumber gol utama. Sejauh ini, mereka berdua sudah sama-sama mengemas tiga gol dalam lima penampilan. Ini sedikit beda dengan Belgia.
Belgia sampai ke babak ini salah satunya adalah berkat kolektivitas mereka. Beban mencetak gol tak ditanggung oleh satu atau dua pemain tertentu saja. Hampir semua pemain dari setiap lini bisa melakukannya, baik inti pemain reguler maupun cadangan.
Di Rusia 2018, sudah ada sembilan pemain berbeda yang mencetak gol untuk Belgia. Lukaku merupakan penyumbang terbanyak dengan torehan empat gol dalam empat penampilan.
Prancis maupun Belgia sama-sama pantas lolos ke final. Namun hanya satu di antara mereka yang berhak tampil di partai puncak. (bola/gia)
Perkiraan Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Hernandez, Umtiti, Varane, Pavard; Pogba, Kante; Matuidi, Griezmann, Mbappe; Giroud.
Pelatih: Didier Deschamps.
Belgia (3-4-3): Courtois; Vertonghen, Kompany, Alderweireld; Carrasco, Witsell, Fellaini, Chadli; Hazard, De Bruyne, Lukaku.
Pelatih: Roberto Martinez.
Prediksi Skor

Deschamps kemungkinan takkan melakukan banyak perubahan pada timnya. Martinez pun demikian.
Martinez bisa saja kembali memakai sistem yang sama dengan seperti ketika mengalahkan Brasil. Hanya saja, absennya Thomas Meunier akibat akumulasi kartu membuat Martinez harus melakukan paling tidak satu penyesuaian. Nacer Chadli bakal digeser ke kanan, dan Yannick Carrasco jadi starter di posisi sayap kiri.
Prancis maupun Belgia sama-sama punya kans untuk menang. Namun siapa yang akan lolos ke final?
Jika mau mempertimbangkan catatan sejarah, di mana tim-tim yang kalah di final EURO belum pernah ada satupun yang mencapai final Piala Dunia berikutnya, bisa jadi Belgia yang akan keluar sebagai pemenang.
Prediksi skor akhir: Prancis 1-2 Belgia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Kroasia vs Inggris 12 Juli 2018
Piala Dunia 9 Juli 2018, 15:03
-
Prediksi Prancis vs Belgia 11 Juli 2018
Piala Dunia 9 Juli 2018, 11:37
-
Prediksi Rusia vs Kroasia 8 Juli 2018
Piala Dunia 5 Juli 2018, 12:57
-
Prediksi Swedia vs Inggris 7 Juli 2018
Piala Dunia 5 Juli 2018, 12:56
-
Prediksi Brasil vs Belgia 7 Juli 2018
Piala Dunia 4 Juli 2018, 12:57
LATEST UPDATE
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR