Inggris awalnya diragukan bisa meraih prestasi bagus di Rusia. Mengingat sepak terjang mereka dalam beberapa turnamen besar terakhir, pesimisme itu merupakan hal yang wajar. Terlebih lagi, ini adalah tim yang relatif muda.
Namun pasukan Gareth Southgate mampu mengubah pesimisme itu menjadi optimisme tinggi. Keyakinan bahwa Three Lions bakal sanggup membawa pulang trofi Piala Dunia pun menyelimuti seantero negeri.
Kolombia sudah mereka atasi lewat adu penalti di babak 16 besar. Berikutnya, Swedia dipukul 2-0 melalui gol-gol Harry Maguire dan Dele Alli di perempat final. Kini, hanya Kroasia yang memisahkan Inggris dengan final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966 - ketika Three Lions meraih gelar juara dunia pertama dan satu-satunya hingga sekarang.
Inggris sangat percaya diri. Banyak faktor yang mendasari ini.
Selain memiliki striker tajam pada diri kapten Harry Kane, yang memimpin daftar top scorer sementara dengan enam golnya, Inggris juga merupakan tim yang solid dan begitu kompak. Semua berjalan menuju satu tujuan yang sama.
Kane memang andalan utama untuk membobol gawang lawan. Namun saat Kane bisa dimatikan, rekan-rekannya yang lain mampu mengambil alih tugas tersebut, seperti yang kita lihat ketika mereka menang atas Swedia.
Dengan Jordan Pickford yang tangguh di bawah mistar, John Stones dan rekan-rekannya yang cukup disiplin di jantung pertahanan, serta barisan tengah yang siap bekerja keras tanpa kenal lelah, Inggris boleh optimistis bakal mengalahkan Kroasia. Namun bukan berarti mereka boleh memandang Vatreni sebelah mata.
Saat Inggris mencapai semifinal Piala Dunia pertamanya dalam 28 tahun, Kroasia sukses mengulangi prestasi fenomenal di Piala Dunia 1998. Waktu itu, Zvonimir Boban dan kawan-kawan lolos sampai semifinal sebelum dikalahkan tuan rumah Prancis 1-2, lalu menang atas Belanda dalam perebutan tempat ketiga. Davor Suker finis sebagai top scorer dengan enam golnya.
Pasukan Zlatko Dalic berpeluang melampaui prestasi bersejarah itu di Rusia 2018. Bek Dejan Lovren bahkan percaya kalau tim Kroasia ini lebih baik daripada pahlawan Kroasia 1998.
Klaim itu bukan omong kosong belaka. Dengan Danijel Subasic sebagai benteng terakhir yang sangat bisa diandalkan, lini belakang tangguh yang dikomandoi Lovren dan Domagoj Vida, Ivan Rakitic dan kapten Luka Modric sebagai motor permainan, sayap-sayap berbahaya pada diri Ivan Perisic dan Ante Rebic, serta Mario Mandzukic sebagai ujung tombak, Kroasia adalah lawan yang sangat berat.
Menjuarai grup neraka yang dihuni Argentina, Nigeria dan Islandia adalah salah satu bukti betapa kuatnya Kroasia. Argentina dengan Lionel Messi-nya sudah membuktikannya ketika mereka dihajar tiga gol tanpa balas.
Kroasia ini juga punya mental baja. Dua kemenangan beruntun lewat adu penalti melawan Denmark di babak 16 besar dan tuan rumah Rusia di perempat final adalah buktinya.
Inggris percaya diri, tapi Kroasia tidak gentar.
"Kami menguras begitu banyak energi selama enam hari terakhir. Kami memainkan dua pertandingan, total 240 menit, dan itu jelas akan jadi kendala. Kami akan lakukan segalanya demi memulihkan tenaga dan saya yakin kami mendapatkan energi untuk melawan Inggris," kata Dalic seperti dilansir FIFA.com.
"Inggris bermain fantastis di Piala Dunia ini. Mereka punya banyak pemain muda yang hebat. Namun kami sadar kalau kami ini kuat, dan kami tidak takut melawan siapapun."
"Harry Kane adalah top scorer Piala Dunia ini. Dia sulit dihentikan, tapi Lovren sangat paham dia dari Premier League dan saya tidak cemas. Kami telah menunjukkan kalau kami bagus dalam bertahan. Respek pada Kane, dia telah mencetak enam gol, tapi kami sudah menghentikan Messi dan Eriksen. Saya harap kami juga bisa menghentikan Kane." (bola/gia)
Perkiraan Susunan Pemain

Kroasia (4-2-3-1): Subasic; Strinic, Vida, Lovren, Vrsaljko; Brozovic, Rakitic; Perisic, Modric, Rebic; Manduzkic.
Pelatih: Zlatko Dalic.
Inggris (3-5-2): Pickford; Maguire, Stones, Walker; Young, Lingard, Henderson, Alli, Trippier; Sterling, Kane.
Pelatih: Gareth Southgate.
Prediksi Skor

Ini laga yang cukup sulit diprediksi. Kedua tim memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kroasia punya gelandang-gelandang berkelas, sedangkan Inggris memiliki striker mematikan.
Skuatnya sama-sama penuh talenta. Jika Inggris memiliki pemain-pemain muda penuh energi dan semangat, Kroasia punya pemain-pemain top dan kenyang pengalaman.
Kedua tim sama-sama memiliki momentum dan kepercayaan diri. Namun faktor kebugaran sepertinya bakal berperan penting.
Prediksi skor akhir: Kroasia 1-2 Inggris.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Kroasia vs Inggris 12 Juli 2018
Piala Dunia 9 Juli 2018, 15:03
-
Prediksi Prancis vs Belgia 11 Juli 2018
Piala Dunia 9 Juli 2018, 11:37
-
Prediksi Rusia vs Kroasia 8 Juli 2018
Piala Dunia 5 Juli 2018, 12:57
-
Prediksi Swedia vs Inggris 7 Juli 2018
Piala Dunia 5 Juli 2018, 12:56
-
Prediksi Brasil vs Belgia 7 Juli 2018
Piala Dunia 4 Juli 2018, 12:57
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR