Bola.net - Pertandingan yang disebut banyak kalangan sebagai final ideal Piala Konfederasi 2013 akhirnya terwujud. Ruan rumah Brasil akan melayani permainan sepakbola umpan-umpan cepat Spanyol.
Yang membuat menarik tentu saja adalah tradisi dan situasi terkini kedua tim. Brasil adalah negara tersukses di Piala Konfederasi dengan mengemas tiga gelar juara. Sementara itu, Spanyol merupakan juara dunia plus juara Eropa back-to-back.
Brasil yang bermain di kandang kebanggaan, Estadio Jornalista Mario Filho alias Stadion Maracana tentu tak ingin malu di depan para pendukungnya. Spanyol, di sisi lain, sangat berambisi untuk mendapatkan satu-satunya trofi yang belum pernah mereka raih itu.
Laga final ini dipastikan akan berjalan menarik karena kedua tim bisa menurunkan semua pemain terbaiknya. Tak ada masalah kebugaran yang mengganggu.
Luis Felipe Scolari kemungkinan besar akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Duet David Luiz dan Thiago Silva di belakang akan didukung oleh Dani Alves dan Marcelo. Di tengah, keseimbangan permainan tim diserahkan kepada Paulinho dan Luis Gustavo.
Di depan, Hulk, Oscar dan Neymar akan berada di belakang striker tunggal, Fred. Secara umum, itulah skuad Brasil yang terbaik saat ini.
Beralih ke Spanyol, Vicente Del Bosque jelas tak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kebugaran anak asuhnya. meski demiakian, Cesc Fabregas dan Roberto Soldado sudah bisa bermain kembali setelah mengalami masalah otot.
Di lini belakang, Del Bosque masih akan memberikan kepercayaan kepada empat bek terbaiknya; Alvaro Arbeloa, Gerard Pique, Sergio Ramos dan Jordi Alba. Sementara di tengah dan di depan, ia memiliki pilihan yang sangat berlimpah.
Soldado mungkin akan diberi kesempatan setelah Fernando Torres dimainkan saat melawan Italia. Posisi yang mungkin tak akan diganti adalah milik Sergi Busquets sebagai penyambung lini bertahan dan lini serang.
Dengan tidak adanya pemain absen, laga ini jelas bakal berjalan menarik. Mengingat faktor kebugaran fisik, laga ini mungkin akan ditentukan oleh strategi pergantian pemain yang digunakan kedua pelatih nantinya.
Perkiraan Susunan Pemain:
Yang membuat menarik tentu saja adalah tradisi dan situasi terkini kedua tim. Brasil adalah negara tersukses di Piala Konfederasi dengan mengemas tiga gelar juara. Sementara itu, Spanyol merupakan juara dunia plus juara Eropa back-to-back.
Brasil yang bermain di kandang kebanggaan, Estadio Jornalista Mario Filho alias Stadion Maracana tentu tak ingin malu di depan para pendukungnya. Spanyol, di sisi lain, sangat berambisi untuk mendapatkan satu-satunya trofi yang belum pernah mereka raih itu.
Laga final ini dipastikan akan berjalan menarik karena kedua tim bisa menurunkan semua pemain terbaiknya. Tak ada masalah kebugaran yang mengganggu.
Luis Felipe Scolari kemungkinan besar akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Duet David Luiz dan Thiago Silva di belakang akan didukung oleh Dani Alves dan Marcelo. Di tengah, keseimbangan permainan tim diserahkan kepada Paulinho dan Luis Gustavo.
Di depan, Hulk, Oscar dan Neymar akan berada di belakang striker tunggal, Fred. Secara umum, itulah skuad Brasil yang terbaik saat ini.
Beralih ke Spanyol, Vicente Del Bosque jelas tak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kebugaran anak asuhnya. meski demiakian, Cesc Fabregas dan Roberto Soldado sudah bisa bermain kembali setelah mengalami masalah otot.
Di lini belakang, Del Bosque masih akan memberikan kepercayaan kepada empat bek terbaiknya; Alvaro Arbeloa, Gerard Pique, Sergio Ramos dan Jordi Alba. Sementara di tengah dan di depan, ia memiliki pilihan yang sangat berlimpah.
Soldado mungkin akan diberi kesempatan setelah Fernando Torres dimainkan saat melawan Italia. Posisi yang mungkin tak akan diganti adalah milik Sergi Busquets sebagai penyambung lini bertahan dan lini serang.
Dengan tidak adanya pemain absen, laga ini jelas bakal berjalan menarik. Mengingat faktor kebugaran fisik, laga ini mungkin akan ditentukan oleh strategi pergantian pemain yang digunakan kedua pelatih nantinya.
Perkiraan Susunan Pemain:
Brasil (4-2-3-1): César; Alves, Silva, Luiz, Marcelo; Paulinho, Gustavo; Hulk, Oscar, Neymar; Fred.
Spanyol (4-3-3): Casillas; Arbeloa, Piqué, Ramos, Alba; Xavi, Busquets, Fàbregas; Pedro, Soldado, Iniesta. [initial]
Marcelo: Gelar Spanyol Tak Ada Artinya di Lapangan
Data dan Fakta Piala Konfederasi: Uruguay vs Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maradona Jagokan Spanyol Raih Juara Piala Konfederasi 2013
Piala Dunia 30 Juni 2013, 23:53
-
Video: Aksi Neymar Selama Piala Konfederasi 2013
Open Play 30 Juni 2013, 22:30
-
'Spanyol Spektakuler Tapi Dapat Dikalahkan'
Piala Dunia 30 Juni 2013, 21:00
-
Marcelo: Final Piala Konfederasi Bukanlah El Clasico
Piala Dunia 30 Juni 2013, 17:33
-
Bjorn Kuipers Pimpin Laga Final Piala Konfederasi 2013
Piala Dunia 30 Juni 2013, 17:05
LATEST UPDATE
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR