
Bola.net - Timnas Argentina digadang-gadang menjadi tim yang paling diunggulkan juara di Piala Dunia 2022. Selain karena faktor materi pemain bintang, kehadiran sosok jenius Lionel Scaloni di kursi pelatih juga menjadi sebab utama.
Pelatih berusia 46 tahun ini dibekali segudang pemain bintang yang sedang dalam performa terbaiknya. Selain Lionel Messi, Scaloni diperkuat Lisandro Martinez, Alexis Mac Allister, Giovani Lo Celso, hingga Julian Alvarez yang sedang naik daun.
Dengan sumberdaya melimpah, Scaloni berhasil membawa timnas Argentina tak terkalahkan dalam 35 laga beruntun. Argentina merasakan kekalahan terakhirnya pada Juli 2019 saat dikalahkan Brasil di Semifinal Copa Amerika.
Catatan mengesankan Scaloni menjadi bukti kesiapannya menghadapi persaingan gelar juara Piala Dunia 2022. Berikut profil Lionel Scaloni, pelatih yang siap membawa Lionel Messi juara Piala Dunia 2022.
Empat Tahun Menjabat: Hanya Kalah Empat Kali
Lionel Scaloni menjabat sebagai pelatih timnas Argentina pada Agustus 2018. Pelatih asal Argentina ini berhasil mencatatkan prestasi gemilang selama menjadi juru taktik Tim Tango.
Selama empat tahun menjabat, Scaloni berhasil mencatatkan 33 kemenangan, 12 hasil imbang dan empat kekalahan saja. Scaloni juga membawa Argentina selangkah lagi menjadi tim dengan rekor tak terkalahkan terbanyak di dunia.
Scaloni juga meraih berbagai prestasi selama mengasuh Lionel Messi dkk. Gelar Copa Amerika tahun 2021 adalah satu prestasi terbaik Scaloni bersama anak asuhnya. Scaloni juga membawa Argentina memenangkan Piala UEFA-CONMEBOL Champions tahun 2022 setelah mengalahkan Italia di partai puncak.
Sebelum menangani timnas Argentina, Scaloni merupakan asisten pelatih Jorge Sampaoli di Sevilla selama satu musim. Sebelum melatih timnas senior, Scaloni juga melatih Argentina kelompok usia 20 tahun pada Juli 2018.
Pernah Menjuarai La Liga
Lionel Scaloni juga punya riwayat sebagai pemain yang tak kalah mengesankan dengan karier kepelatihannya. Scaloni tercatat pernah menjuarai La Liga selama berkarier di Spanyol.
Scaloni mengawali karier sebagai pemain pada musim 1994/1995 bersama Newell’s Old Boy. Loncatan karier Scaloni terjadi di musim 1997/1998 saat direkrut Deportivo La Coruna.
Sembilan musim bersama Deportivo, Scaloni berhasil memenangkan banyak prestasi. Scaloni berhasil menjuarai satu gelar La Liga, satu gelar Copa Del Rey dan dua Piala Super Spanyol.
Setelah dari Deportivo, Scaloni tercatat pernah membela beberapa tim top Eropa seperti West Ham United, Lazio, Mallorca, hingga Atalanta. Di tahun 2015, Scaloni resmi pensiun setelah mengarungi 21 tahun karier sepakbola sebagai pemain.
Strategi dan Taktik Andalan Scaloni
Lionel Scaloni termasuk pelatih yang menentukan satu pakem formasi untuk skuatnya. Di timnas Argentina, Scaloni cenderung memakan formasi 4-4-2 klasik. Namun Scaloni juga sering kali menambahkan variasi taktikal dalam formasinya tersebut.
Selain 4-4-2 klasik, Scaloni juga terkadang memakai formasi 4-4-2 dengan double pivot ataupun variasi 4-4-2 diamond dengan satu gelandang bertahan dan satu gelandang serang. Selain itu Scaloni juga pernah mencoba beberapa formasi tiga bek dan 4-3-2-1 di awal kepelatihannya.
Selain 4-4-2, Scaloni juga paling sering menggunakan formasi 4-3-3 menyerang di timnas Argentina. Wajar saja, skuat Argentina yang kaya akan penyerang sayap menjadi kelebihan tersendiri bagi Scaloni untuk menggunakan formasi ini.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kiprah Lionel Messi di Piala Dunia: Performa Biasa Aja, tapi Hampir Juara
Piala Dunia 7 Oktober 2022, 14:52
-
Piala Dunia 2022 Jadi Partisipasi Terakhir Lionel Messi
Piala Dunia 7 Oktober 2022, 05:00
-
Skenario Terbaik untuk Lionel Messi: Juara Piala Dunia 2022, The GOAT!
Piala Dunia 6 Oktober 2022, 15:14
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Charlton, Debut Liam Rosenior
Liga Inggris 10 Januari 2026, 16:49
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52























KOMENTAR