Waktu itu, Prancis yang merupakan tuan rumah sukses mengalahkan Kroasia 2-1 di empat besar. Tertinggal oleh gol Davor Suker, Prancis membalikkan skor lewat dua gol Lilian Thuram dan lolos ke final. Les Bleus kemudian mengalahkan Brasil 3-0 di final dan meraih gelar juara Piala Dunia pertamanya.
Sehari sebelum itu, Kroasia mengalahkan Belanda 2-1 lewat gol-gol Robert Prosinecki dan Suker untuk meraih tempat ketiga.
Bertemu lagi di final Rusia 2018, yang merupakan final Piala Dunia pertama bagi Kroasia, gelandang Ivan Rakitic menyuarakan optimismenya. Rakitic menegaskan bahwa kali ini adalah giliran Kroasia yang menang.
"Mereka menang di 1998, kami ucapkan selamat. Kami ingin melakukannya Minggu nanti," kata Rakitic seperti dilansir FIFA.com.
"Kami respek pada tim Prancis, tapi ini adalah sebuah pertandingan baru. Kami ingin meraih gelar juara. Kami ingin membawa pulang trofi ke Kroasia." (fifa/gia)
Lawan Yang Berat

Prancis lolos ke final usai mengalahkan Belgia 1-0 di semifinal. Sementara itu, Kroasia menyingkirkan Inggris dengan kemenangan 2-1 lewat extra time.
"Prancis adalah lawan yang sangat berat," lanjut Rakitic.
"Mereka punya pemain-pemain fantastis di setiap posisi. Kami tahu kalau ini akan sulit. Kami harus menampilkan permainan terbaik. Kami siap berjuang, dan kami punya keinginan besar untuk menang."
"Saya harap mereka tak bisa tidur nyenyak jelang final."
Kapten Fantastis

Kroasia melangkah sejauh ini salah satunya adalah berkat permainan fantastis gelandang dan kapten Luka Modric. Menurut Rakitic, rekannya itu sangat pantas mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik.
"Saya yakin kapten kami Luka Modric pantas mendapatkan Bola Emas."
"Saya harap para juri memutuskan demikian. Kami tak menginginkan apapun, hanya yang terbaik Minggu nanti."
"Jika kami menang, Luka pasti akan mendapatkannya," pungkas Rakitic.
Tahukah Anda?

Statistik-statistik yang melatarbelakangi pertandingan ini:
- Prancis mengejar gelar Piala Dunia mereka yang ke-2, setelah meraih yang pertama ketika menjadi tuan rumah edisi 1998.
- Ini adalah final Piala Dunia yang pertama bagi Kroasia.
- Sebelum ini, prestasi terbaik Kroasia di Piala Dunia adalah juara tiga pada tahun 1998. Itu merupakan penampilan pertama Kroasia sebagai negara merdeka. Waktu itu, Kroasia lolos sampai final namun kalah 1-2. Tim yang mengalahkan Kroasia di babak itu adalah Prancis. Kroasia meraih peringkat tiga usai menang 2-1 atas Belanda.
- Prancis belum pernah kalah melawan Kroasia. Dalam lima pertemuan sebelumnya, Prancis menang tiga kali dan imbang dua kali.
- Kiper utama masing-masing tim, Hugo Lloris (Prancis) dan Danijel Subasic (Kroasia), mencatatkan rasio penyelamatan yang sama persis di Rusia 2018 yakni 71,4%.
Bintang Piala Dunia

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Rahasia Modric Bisa Tampil Gemilang di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 14 Juli 2018, 22:30
-
Modric Tak Minat Bicara Soal Ballon d'Or
Piala Dunia 14 Juli 2018, 22:10
-
Mau Juara Piala Dunia 2018, Prancis Harus Hentikan Luka Modric
Piala Dunia 14 Juli 2018, 17:20
-
Luka Modric Pantas Raih Ballon d'Or dan Bola Emas Piala Dunia 2018
Piala Dunia 14 Juli 2018, 17:00
-
Prancis vs Kroasia, Modric Tegaskan Tekad Juara
Piala Dunia 14 Juli 2018, 13:23
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
-
Kabar Baik untuk Barcelona, Pedri Tidak Cedera
Liga Champions 9 April 2026, 20:00
-
Marcus Rashford Murka, Nilai Barcelona Dirugikan Keputusan Wasit
Liga Champions 9 April 2026, 19:41
-
Taktik 5 Bek Arne Slot saat Liverpool Lawan PSG: Gagal Total!
Liga Champions 9 April 2026, 19:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR