Tahun 2018 bisa dibilang sebagai tahunnya Modric. Setelah sukses meraih gelar juara Liga Champions bersama Real Madrid, kini dia berpeluang menjuarai Piala Dunia bersama Kroasia. Tidak banyak pemain yang bisa mengawinkan dua gelar paling bergengsi di level klub dan internasional itu.
Namun, penampilan gemilang Modric di usianya yang ke-32 tahun ini tidak datang dengan mudah. Sejak masih junior, Modric selalu menjadi korban hinaan. Dia dinilai tidak memiliki kemampuan fisik yang mumpuni untuk menjadi pesepak bola profesional. (fft/dre)
Motivasi Ekstra

Bahkan kala itu beberapa pelatih sempat menyarankan Modric berhenti bermain sepak bola. Mereka menilai fisik Modric terlalu kecil, mudah lelah, tak pantas bermain sepak bola Eropa yang pada umumnya mengandalkan kemampuan fisik.
Kini, Modric menjawab segala kritik itu dengan penampilannya. Dia adalah pemain yang menempuh jarak paling jauh di Piala Dunia 2018 ini. Staminanya sungguh luar biasa. Dan baiknya, Modric sama sekali tak mendendam pada para pengkritiknya dahulu.
"Saya tidak punya pesan spesial untuk mereka (pengkritik). Saya hanya bisa berkata bahwa saya tak pernah meragukan diri saya sendiri. Saya selalu percaya saya bisa mencapai titik saya saat ini," kata Modric di fourfourtwo.
"Kata-kata itu adalah motivasi ekstra untuk saya. Anda tak perlu jadi pria tegap untuk bermain sepak bola. Hal-hal seperti ini (olokan) bukanlah beban bagi saya, itu hanya memotivasi saya lebih jauh lagi."
Tak Pernah Menyerah

Modric mengakui dia selalu kesulitan selama bertahun-tahun bermain sepak bola. Tetapi yang terpenting bukanlah menghindari kesulitan, melainkan berani menghadapinya dan mencoba melewatinya. Dia juga selalu memercayai kemampuannya sendiri.
"Saya menghadapi kesulitan cukup besar, tetapi yang terpenting adalah tak pernah menyerah, memercayai diri sendiri dan terus melaju."
"Selalu ada naik-turun sepanjang jalan, tetapi anda harus meyakini diri anda sendiri, bertarung, berjuang mewujudkan mimpi anda. Inilah motivasi saya, hal ini yang memimpin saya sampai di titik ini," tandasnya. [initial]
Simak Video Menarik Ini

Baca Juga:
- Kerja Keras Jadi Modal Kroasia Juara Piala Dunia 2018
- Evan Dimas Ramalkan Prancis Jadi Juara Piala Dunia 2018
- Punya Serangan Balik Mematikan, Prancis Diprediksi Jadi Juara Piala Dunia 2018
- Mau Juara Piala Dunia 2018, Prancis Harus Hentikan Luka Modric
- Luka Modric Pantas Raih Ballon d'Or dan Bola Emas Piala Dunia 2018
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Rahasia Modric Bisa Tampil Gemilang di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 14 Juli 2018, 22:30
-
Modric Tak Minat Bicara Soal Ballon d'Or
Piala Dunia 14 Juli 2018, 22:10
-
Mau Juara Piala Dunia 2018, Prancis Harus Hentikan Luka Modric
Piala Dunia 14 Juli 2018, 17:20
-
Luka Modric Pantas Raih Ballon d'Or dan Bola Emas Piala Dunia 2018
Piala Dunia 14 Juli 2018, 17:00
-
Prancis vs Kroasia, Modric Tegaskan Tekad Juara
Piala Dunia 14 Juli 2018, 13:23
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR