
Bola.net - Real Madrid diprediksi melaju mulus ke final Piala Dunia Antarklub 2025, tapi gaktanya tampil jauh dari performa apik ketika dibungkam PSG dengan skor spektakuler 0-4. Kekalahan ini mencuri perhatian publik karena datang di momen di mana El Real justru diunggulkan.
Pertandingandi MetLife Stadium berubah jadi mimpi buruk: Dua gol cepat di menit awal membuka keran kekalahan yang tak terbendung. Taktik Xabi Alonso ikut disorot, terutama formasi tiga penyerang yang kini disalahkan sebagai penyebab blundernya keseimbangan tim.
Lebih dari sekadar angka di papan skor, hasil ini melambangkan antiklimaks bagi Real Madrid. Di tengah harapan tinggi dan momentum positif, kehancuran ini menjadi titik balik yang memaksa klub harus segera introspeksi mendalam.
Taktik Xabi Alonso Dipertanyakan

Alonso mengubah formasi menjadi empat bek dan memilih tiga penyerang, Vinicius, Mbappe, dan Gonzalo, setelah absennya Trent Alexander-Arnold dan Dean Huijsen.
Keputusan ini dipandang melemahkan pertahanan, sebab para penyerang tak turun membantu saat kehilangan bola. Gaya bermain ini mirip dengan pola Ancelotti dulu, mengutamakan faksi-aksi individu daripada permainan tim yang solid.
Memang Alonso tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Kemungkinan justru para pemain di lapangan yang tidak bisa menjalankan instruksinya. Bagaimanapun, tim baru ini masih berusia beberapa pekan.
Kesalahan Individual dan Keruntuhan Mental
Dua gol cepat PSG lahir dari kesalahan fatal Asencio dan Rudiger dalam lima menit awal. Courtois jadi satu-satunya yang tampil bagus, menyelamatkan tim dari kebobolan lebih banyak.
Namun, dari sudut pandang tim, mental terlihat runtuh kala PSG memegang 76–78% penguasaan bola di babak pertama. Madrid tidak bisa mengimbangi permainan PSG dan tampak panik setiap kali terserang.
Blunder bek, seperti yang dilakukan Asencio dan Rudiger, adalah sisa-sisa kegagalan Madrid di era terakhir Ancelotti lalu. Ini juga jadi PR besar yang harus diperbaiki Alonso.
Dampak dan Pelajaran untuk Masa Depan

Kekalahan ini menjadi pelajaran keras bagi manajemen dan skuad Real Madrid di era baru bersama Alonso.
Alonso sendiri mengakui bahwa momen bagus untuk timnya, mempelajari apa saja yang salah dan perlu diperbaiki.
Lagipula, Piala Dunia Antarklub bukanlah target awal Madrid musim ini, apalagi baru ada pergantian pelatih beberapa pekan lalu.
Situasinya memang tidak menguntungkan bagi El Real untuk meraih trofi.
Perjalanan PSG Menuju Final
Tak bisa dimungkiri, PSG tampil luar biasa solid sejak awal turnamen: Menguasai laga demi laga dan kini lolos ke final melawan Chelsea.
Ini menjadi penegasan bahwa PSG tengah berada di puncak performa, siap mengukir sejarah dengan meraih gelar Club World Cup pertamanya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Lionel Messi Menggila Usai Gugur di Piala Dunia Antarklub 2025: 4 Gol, 1 Assist, 2 Kemenangan!
- Real Madrid Dipermalukan PSG, Ini Daftar Kekalahan Telak Los Blancos Sepanjang Musim 2024/2025
- Mengapa Trent Alexander-Arnold Absen saat Real Madrid Kalah 0-4 Lawan PSG?
- Apakah Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia Antarklub 2025 antara Real Madrid vs Fluminense?
- Jadwal Final Piala Dunia Antarklub 2025: Chelsea vs PSG!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Ketok Palu Soal Nasib Randal Kolo Muani, Jadi Dipertahankan?
Liga Italia 10 Juli 2025, 19:10
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR