Sama-sama meraih kemenangan di laga pertama, kedua kubu saling berusaha untuk memainkan sepak bola terbuka, namun Chile bermain lebih agresif dan langsung melancarkan serangan-serangan berbahaya ke lini pertahanan Swiss.
Laga belum genap sepuluh menit, Chile sudah dua kali membahayakan gawang Swiss dan membuat kiper Diego Benaglio jatuh bangun mengamankan gawangnya dari tembakan jarak jauh Arturo Vidal dan juga Carlos Carmona.
Lini tengah Chile bermain kompak dan sulit ditembus para pemain Swiss, sementara Swiss gagal membendung permainan cepat yang diperagakan Chile sebagaimana mereka mengatasi serangan Spanyol di laga sebelumnya.
Menit 31 kekuatan Swiss makin berkurang setelah mereka kehilangan satu pemainnya kala Valon Behrami diganjar kartu merah oleh wasit setelah ia diduga menyikut pemain Chile, Arturo Vidal.
Unggul jumlah pemain, Chile makin merajalela dan permainan Swiss pun makin porak poranda. Di penghujung babak pertama, kembali Benaglio menjadi penyelamat Swiss kala ia berhasil mengantisipasi tembakan Alexis Sanchez dari jarak dekat memanfaatkan umpan silang Jean Beausejour.
Babak kedua, Chile tak mengendurkan serangan dan mereka berhasil menjebol gawang Benaglio tiga menit laga berjalan lewat tendangan Sanchez namun gol itu dibatalkan wasit karena dianggap offside.
Penampilan gemilang Benaglio mampu menangkal serangan bertubi-tubi Chile namun ia harus menyerah juga di menit 75. Umpan silang pemain pengganti Esteban Paredes ke tengah kotak penalti mampu disundul dengan sempurna oleh pemain pengganti lainnya, Mark Gonzalez menembus jala gawang Swiss tanpa bisa dihalau Benaglio.
Keunggulan satu gol tak membuat Chile bermain lamban, malah mereka semakin meningkatkan tempo permainan dan mencatat sejumlah peluang emas lewat aksi Mark Gonzalez dan Esteban Paredes namun tak ada yang mampu merobek gawang Benaglio.
Swiss punya peluang terbaik untuk menyamakan kedudukan di menit akhir ketika kerja sama apik mereka di depan kotak penalti diakhiri dengan tembakan Eren Derdiyok namun arahnya masih menyamping di sisi gawang Claudio Bravo.
Hingga peluit panjang ditiup wasit, skor pertandingan tetap tak berubah dan membuat Chile nyaman menyongsong laga terakhir melawan Spanyol, karena satu poin sudah cukup bagi mereka untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya, sementara Swiss harus bekerja keras mengalahkan Honduras di partai pamungkas. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Keras! Antonio Conte Sindir Ruben Amorim Arogan?
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:57
-
Cemooh Bernabeu: Vinicius dan Bellingham Jadi Sasaran Amarah Fans Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 00:54
-
Man of the Match Liverpool vs Burnley: Florian Wirtz
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:47
-
Hasil Chelsea vs Brentford: The Blues Menang Lewat Gol Joao Pedro dan Cole Palmer
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:06
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 18 Januari 2026
Voli 18 Januari 2026, 00:01
-
Prediksi Torino vs Roma 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:00
-
Derby Manchester Old Trafford: 5 Pelajaran di Balik Hasil Duel Man Utd vs Man City
Liga Inggris 17 Januari 2026, 23:18
-
Hasil Udinese vs Inter: Gol Lautaro Martinez Bawa Nerrazurri Petik Poin Penuh
Liga Italia 17 Januari 2026, 23:00
-
Man of the Match Man United vs Man City: Bruno Fernandes
Liga Inggris 17 Januari 2026, 22:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45




















KOMENTAR