Bola.net - Belanda yang bertandang ke Ferenc Szusza Stadium sukses membekuk tuan rumah Hungaria dengan skor 4-1.
Kombinasi pemain muda dan senior Louis van Gaal terbukti sangat efektif. Anak asuhnya sukses menggelontorkan empat gol ke gawang tuan rumah dan hanya dibalas dengan satu gol. Dua gol dari Jermain Lens serta masing-masing gol dari Bruno Martins Indi dan Klaas-Jan Huntelaar merangkum kemenangan Belanda. Gol hiburan Hungaria hadir melalui kaki Balazs Dzsudzsak lewat eksekusi tendangan penalti.
Belanda langsung menggebrak di menit-menit awal. Pertandingan baru memasuki menit ketiga tim Oranye sudah memimpin satu gol. Ialah Lens yang membuat perbedaan. Luciano Narsingh sukses memasuki pertahanan Hungaria dan berhasil mengirimkan umpan yang diselesaikan dengan sundulan Lens.
Akan tetapi, keunggulan Belanda tidak berlangsung lama. Hanya berselang dua menit, kedudukan sudah kembali imbang Dzsudzsak berhasil melesakkan bola melalui titik putih. Sebelumnya pemain Belanda Jordi Clasie dianggap melakukan pelanggaran terhadap Zoltan Gera di area terlarang.
Gol Hungaria tersebut membuat Belanda semakin bersemangat. Anak asuh Van Gaal terus menggempur pertahanan tuan rumah yang akhirnya memaksa mereka untuk melakukan pelanggaran. Wesley Sneijder dan Robin van Persie secara bergantian mengambil tendangan bebas. Meski begitu keduanya masih belum bisa merubah kedudukan.
Terus ditekan nampaknya membuat para pemain Hungaria frustasi. Akibatnya, Zsolt Korcsmar melakukan tindakan yang kurang terpuji yang akhirnya memaksa wasit untuk mengeluarkan kartu kuning.
Menit 19 Belanda kembali unggul. Kali ini giliran Martins Indi yang sukses menaklukkan Adam Bogdan melalui tandukannya setelah menerima umpan akurat hasil sepak pojok Sneijder.
Tidak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri. Hungaria langsung tampil menyerang. Dzsudzsak masih menjadi andalan mereka untuk melakukan serangan. Akan tetapi usahanya masih belum begitu merepotkan lini pertahanan Belanda terlebih Maarten Stekelenburg.
Keunggulan satu gol membuat Belanda lebih bersemangat lagi untuk menyerang. Clasie dan Lens terus mencoba untuk memperbesar keunggulan.Lagi-lagi usaha mereka masih terhadang oleh apiknya penampilan Bogdan.
Tekanan demi tekanan tim Oranje pun terus dilakukan. Akibatnya Roland Juhasz harus melakukan pelanggaran kepada Van Persie yang juga berbuah kartu kuning terhadap pemain Hugaria tersebut.
Koleksi kartu kuning Hungaria kian bertambah kala Dzsudzsak memprotes keputusan wasit yang memberikan pelanggaran terhadap tim tamu. Meski begitu Sneijder yang menjadi algojo juga belum bisa menambah keunggulan.
Hingga turun minum Belanda tetap unggul dengan skor 2-1.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih memutuskan untuk memasukkan tenaga baru. tuan rumah memasukkan pemain tengah Tamas Hajnal yang menggantikan Vladimir Koman. Di sisi lain Belanda memilih untuk memasukkan penyerang yang lebih segar. Huntelar masuk menggantikan RVP.
Strategi pelatih Sandor Egervari nampaknya cukup efektif. Anak asuhnya berhasil menguasai lapangan tengah dan menggebrak di menit-menit awal babak kedua. Akan tetapi, malah Belanda yang sukses memperbesar jarak. Melihat buruknya koordinasi di lini belakang lawan, Sneijder dengan cerdik mengirimkan umpan terukur kepada Lens yang tidak terkawal. Tanpa ampun pemain muda ini langsung menjaringkan bola guna membawa timnya unggul 3-1 di menit ke 53.
Tertinggal dua gol membuat tuan rumah semakin bernafsu untuk menyerang. Hungaria masih mencoba menyerang melalui Dzsudzsak yang diikuti dengan usaha Tamas Priskin. Akan tetapi, kokohnya pertahanan Belanda serta penampilan gemilang Stekelenburg masih membuat usaha tuan rumah belum menghasilkan apa-apa.
Menit 74 Belanda semakin jauh meninggalkan Hungaria. Berawal dari handball yang dilakukan pemain Hungaria, Sneijder memutuskan untuk cepat-cepat mengambil tendangan bebas. Benar saja, pertahanan Hungaria hanya bisa terdiam melihat bola meluncur mulus ke kaki Lens yang didampingi Huntelaar. Lens yang sudah berhadapan dengan kiper memutuskan untuk mengoper bola kepada Huntelaar yang dengan dingin melesakkan bola ke dalam gawang Bodgan. 4-1 tim Oranye memimpin.
Hungaria tidak ingin gawangnya kembali dibombardir oleh Sneijder dan kawan-kawan. Untuk itu mereka berusaha untuk terus menguasai bola. Hasilnya pun cukup signifikan. Tuan rumah sukses membuat tamu mereka tertekan dan melakukan pelanggaran keras. Ialah Adam Maher yang melakukan pelanggaran terhadap Dzsudzsak. Wasit pun menghadiahi kartu kuning untuk gelandang tersebut. Ini sekaligus menjadi kartu kuning kelima dalam pertandingan tersebut.
Wasit akhirnya meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Itu juga menjadi penanda Belanda yang sukses mengamankan tiga poin kembali di laga kedua kualifikasi piala Dunia 2014. (espn/gl/bgn)
Kombinasi pemain muda dan senior Louis van Gaal terbukti sangat efektif. Anak asuhnya sukses menggelontorkan empat gol ke gawang tuan rumah dan hanya dibalas dengan satu gol. Dua gol dari Jermain Lens serta masing-masing gol dari Bruno Martins Indi dan Klaas-Jan Huntelaar merangkum kemenangan Belanda. Gol hiburan Hungaria hadir melalui kaki Balazs Dzsudzsak lewat eksekusi tendangan penalti.
Belanda langsung menggebrak di menit-menit awal. Pertandingan baru memasuki menit ketiga tim Oranye sudah memimpin satu gol. Ialah Lens yang membuat perbedaan. Luciano Narsingh sukses memasuki pertahanan Hungaria dan berhasil mengirimkan umpan yang diselesaikan dengan sundulan Lens.
Akan tetapi, keunggulan Belanda tidak berlangsung lama. Hanya berselang dua menit, kedudukan sudah kembali imbang Dzsudzsak berhasil melesakkan bola melalui titik putih. Sebelumnya pemain Belanda Jordi Clasie dianggap melakukan pelanggaran terhadap Zoltan Gera di area terlarang.
Gol Hungaria tersebut membuat Belanda semakin bersemangat. Anak asuh Van Gaal terus menggempur pertahanan tuan rumah yang akhirnya memaksa mereka untuk melakukan pelanggaran. Wesley Sneijder dan Robin van Persie secara bergantian mengambil tendangan bebas. Meski begitu keduanya masih belum bisa merubah kedudukan.
Terus ditekan nampaknya membuat para pemain Hungaria frustasi. Akibatnya, Zsolt Korcsmar melakukan tindakan yang kurang terpuji yang akhirnya memaksa wasit untuk mengeluarkan kartu kuning.
Menit 19 Belanda kembali unggul. Kali ini giliran Martins Indi yang sukses menaklukkan Adam Bogdan melalui tandukannya setelah menerima umpan akurat hasil sepak pojok Sneijder.
Tidak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri. Hungaria langsung tampil menyerang. Dzsudzsak masih menjadi andalan mereka untuk melakukan serangan. Akan tetapi usahanya masih belum begitu merepotkan lini pertahanan Belanda terlebih Maarten Stekelenburg.
Keunggulan satu gol membuat Belanda lebih bersemangat lagi untuk menyerang. Clasie dan Lens terus mencoba untuk memperbesar keunggulan.Lagi-lagi usaha mereka masih terhadang oleh apiknya penampilan Bogdan.
Tekanan demi tekanan tim Oranje pun terus dilakukan. Akibatnya Roland Juhasz harus melakukan pelanggaran kepada Van Persie yang juga berbuah kartu kuning terhadap pemain Hugaria tersebut.
Koleksi kartu kuning Hungaria kian bertambah kala Dzsudzsak memprotes keputusan wasit yang memberikan pelanggaran terhadap tim tamu. Meski begitu Sneijder yang menjadi algojo juga belum bisa menambah keunggulan.
Hingga turun minum Belanda tetap unggul dengan skor 2-1.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih memutuskan untuk memasukkan tenaga baru. tuan rumah memasukkan pemain tengah Tamas Hajnal yang menggantikan Vladimir Koman. Di sisi lain Belanda memilih untuk memasukkan penyerang yang lebih segar. Huntelar masuk menggantikan RVP.
Strategi pelatih Sandor Egervari nampaknya cukup efektif. Anak asuhnya berhasil menguasai lapangan tengah dan menggebrak di menit-menit awal babak kedua. Akan tetapi, malah Belanda yang sukses memperbesar jarak. Melihat buruknya koordinasi di lini belakang lawan, Sneijder dengan cerdik mengirimkan umpan terukur kepada Lens yang tidak terkawal. Tanpa ampun pemain muda ini langsung menjaringkan bola guna membawa timnya unggul 3-1 di menit ke 53.
Tertinggal dua gol membuat tuan rumah semakin bernafsu untuk menyerang. Hungaria masih mencoba menyerang melalui Dzsudzsak yang diikuti dengan usaha Tamas Priskin. Akan tetapi, kokohnya pertahanan Belanda serta penampilan gemilang Stekelenburg masih membuat usaha tuan rumah belum menghasilkan apa-apa.
Menit 74 Belanda semakin jauh meninggalkan Hungaria. Berawal dari handball yang dilakukan pemain Hungaria, Sneijder memutuskan untuk cepat-cepat mengambil tendangan bebas. Benar saja, pertahanan Hungaria hanya bisa terdiam melihat bola meluncur mulus ke kaki Lens yang didampingi Huntelaar. Lens yang sudah berhadapan dengan kiper memutuskan untuk mengoper bola kepada Huntelaar yang dengan dingin melesakkan bola ke dalam gawang Bodgan. 4-1 tim Oranye memimpin.
Hungaria tidak ingin gawangnya kembali dibombardir oleh Sneijder dan kawan-kawan. Untuk itu mereka berusaha untuk terus menguasai bola. Hasilnya pun cukup signifikan. Tuan rumah sukses membuat tamu mereka tertekan dan melakukan pelanggaran keras. Ialah Adam Maher yang melakukan pelanggaran terhadap Dzsudzsak. Wasit pun menghadiahi kartu kuning untuk gelandang tersebut. Ini sekaligus menjadi kartu kuning kelima dalam pertandingan tersebut.
Wasit akhirnya meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Itu juga menjadi penanda Belanda yang sukses mengamankan tiga poin kembali di laga kedua kualifikasi piala Dunia 2014. (espn/gl/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Robben Heran Sneijder mau Bertahan di Inter
Liga Italia 12 September 2012, 15:04
-
Sneijder Puji Semangat Juang Belanda
Piala Dunia 12 September 2012, 09:00
-
Liga Italia 12 September 2012, 08:00

-
Review: Bekuk Hungaria, Belanda Kemas Tiga Poin
Piala Dunia 12 September 2012, 04:00
-
Sneijder: Kami Bisa Kalahkan Juventus
Liga Italia 10 September 2012, 20:30
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR