Bola.net - Belanda sukses menaklukkan Hungaria pada laga kedua kualifikasi Piala Dunia 2014. Hasil tersebut memunculkan pujian dari salah satu punggawa tim Oranje, Wesley Sneijder.
Skor 4-1 menjadi hasil akhir pertandingan antara Belanda dengan Hungaria. Gol pertama belanda terlahir berkat aksi Jermain Lens di menit ketiga. Akan tetapi, dua menit berselang Hungaria berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Balazs Dzsudzsak.
Meski merasa syok, tim asuhan Louis van Gaal tidak panik. Mereka tetap bermain tenang dan menunjukkan semangat juang yang tinggi.
Hal ini lah yang dipuji oleh gelandang asal Internazionale Milan tersebut. Ia melihat rekan-rekannya bermain begitu kompak dan memiliki semangat untuk terus menang. rekan-rekannya juga menyadari bahwa bermain di sektor sayap sangat menguntungkan bagi tim Belanda.
"Pada babak pertama kami bermain terlalu pelan. Kami seharusnya lebih sering menggunakan sayap kami karena di sektor itulah kami bisa mengancam," terang gelandang 28 tahun tersebut.
"Kami melakukannya di babak kedua dan dari sana lah kami bisa memenangkan pertandingan dengan skor 4-1 melawan Hungaria. Kami benar-benar memiliki semangat kebersamaan, mau berlari hingga beberapa yard untuk teman kami dan bermain sangat kompak." [initial]
PIALA DUNIA - Review: Bekuk Hungaria, Belanda Kemas Tiga Poin (sbs6/bgn)
Skor 4-1 menjadi hasil akhir pertandingan antara Belanda dengan Hungaria. Gol pertama belanda terlahir berkat aksi Jermain Lens di menit ketiga. Akan tetapi, dua menit berselang Hungaria berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Balazs Dzsudzsak.
Meski merasa syok, tim asuhan Louis van Gaal tidak panik. Mereka tetap bermain tenang dan menunjukkan semangat juang yang tinggi.
Hal ini lah yang dipuji oleh gelandang asal Internazionale Milan tersebut. Ia melihat rekan-rekannya bermain begitu kompak dan memiliki semangat untuk terus menang. rekan-rekannya juga menyadari bahwa bermain di sektor sayap sangat menguntungkan bagi tim Belanda.
"Pada babak pertama kami bermain terlalu pelan. Kami seharusnya lebih sering menggunakan sayap kami karena di sektor itulah kami bisa mengancam," terang gelandang 28 tahun tersebut.
"Kami melakukannya di babak kedua dan dari sana lah kami bisa memenangkan pertandingan dengan skor 4-1 melawan Hungaria. Kami benar-benar memiliki semangat kebersamaan, mau berlari hingga beberapa yard untuk teman kami dan bermain sangat kompak." [initial]
PIALA DUNIA - Review: Bekuk Hungaria, Belanda Kemas Tiga Poin (sbs6/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Robben Heran Sneijder mau Bertahan di Inter
Liga Italia 12 September 2012, 15:04
-
Sneijder Puji Semangat Juang Belanda
Piala Dunia 12 September 2012, 09:00
-
Liga Italia 12 September 2012, 08:00

-
Review: Bekuk Hungaria, Belanda Kemas Tiga Poin
Piala Dunia 12 September 2012, 04:00
-
Sneijder: Kami Bisa Kalahkan Juventus
Liga Italia 10 September 2012, 20:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR