
Bola.net - Aljazair akhirnya bisa lolos ke babak 16 besar setelah sukses menahan imbang Rusia 1-1 di matchday 3 grup H Piala Dunia 2014 di Joaquim Americo Guimaraes, Jumat (27/06).
Rusia memiliki beberapa peluang emas di laga ini. Namun hanya satu yang bisa mereka maksimalkan melalui aksi Aleksandr Kokorin. Sementara itu, Aljazair bisa membalas melalui Islam Slimani.
Para pemain Aljazair langsung tampil menekan sejak laga dimulai. Mereka mengejar kemanapun bola bergulir, terutama di lini tengah. Rusia pun terpaksa lebih banyak memainkan bola di lini belakangnya.
Namun, hanya dalam tempo enam menit, Rusia mampu unggul lebih dahulu. Dmitriy Kombarov menyisir pertahanan kanan Aljazair dan mengirim umpan crossing sempurna ke tengah kotak penalti. Bola langsung ditanduk oleh Aleksandr Kokorin ke pojok kanan atas gawang. Gol yang cantik! 1-0 Rusia memimpin.
Gol itu kian melecut semangat tempur penggawa Aljazair. Mereka pun kian meningkatkan tekanan mereka pada Rusia. Mereka juga kian dominan dalam penguasaan si kulit bundar.
Namun, justru Rusia yang kembali mengancam gawang wakil Afrika tersebut. Di menit ke-26, Oleg Shatov melepas sepakan keras dari luar kotak penalti. Bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang sementara M'Bolhi sendiri sudah tak berkutik.
Empat menit berselang, Aljazair akhirnya mendapat kesempatan emas. Slimani mampu menanduk bola hasil sepak pojok. Akan tetapi, bola mampu ditepis dengan gemilang oleh Akinfeev.
Slimani kembali mendapat peluang emas di menit ke 42. Ia bisa menyambut umpan crossing rekannya dengan sempurna. Namun, bola justru mengarah tepat ke pelukan Akinfeev.
Skor 1-0 bagi keunggulan Rusia tetap bertahan hingga laga memasuki jeda.
Rusia sedikit menguasai jalannya laga di menit-menit awal babak kedua. Tiga menit laga berjalan, kerjasama apik dengan Kokorin membuat Samedov bisa menerobos pertahanan Aljazair. Namun, M'Bolhi masih bisa menggagalkan peluang tersebut.
Pendukung Aljazair akhirnya bisa bersorak gembira pada menit ke-59. Islam Slimani akhirnya bisa membobol gawang Rusia. Akinfeev tak bisa membuang bola hasil tendangan bebas Yacine Brahimi dengan sempurna. Bola pun mengarah ke Slimani yang berdiri bebas di tiang jauh. Rusia 1-1 Aljazair.
Fabio Capello langsung menginstruksikan Rusia untuk bermain agresif setelah terjadinya gol Slimani tersebut. Mereka terus membombardir lawan dari segala arah, terutama dari sektor sayap. Namun, Aljazair mampu bertahan dengan baik.
Skor nyaris berubah pada menit ke-90 bagi Rusia. Kozlov menanduk bola ke tiang jauh. Bola sepertinya akan masuk ke gawang, namun ternyata hanya meleset tipis dan menghasilkan tendangan gawang saja.
Pendukung Rusia tertunduk lesu sementara pendukung Aljazair berpesta setelah wasit mengakhiri laga dengan skor tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil tersebut, Aljazair dipastikan naik ke peringkat dua klasemen dengan koleksi poin 4. Mereka berhak menemani Belgia ke babak 16 besar. Rusia sendiri hanya terpaku di posisi ketiga dengan koleksi poin 2.
Di babak 16 besar nanti, Aljazair akan bersua dengan lawan sangat berat, yakni Jerman. Sementara itu Belgia akan bersua AS.
Rusia memiliki beberapa peluang emas di laga ini. Namun hanya satu yang bisa mereka maksimalkan melalui aksi Aleksandr Kokorin. Sementara itu, Aljazair bisa membalas melalui Islam Slimani.
Para pemain Aljazair langsung tampil menekan sejak laga dimulai. Mereka mengejar kemanapun bola bergulir, terutama di lini tengah. Rusia pun terpaksa lebih banyak memainkan bola di lini belakangnya.
Namun, hanya dalam tempo enam menit, Rusia mampu unggul lebih dahulu. Dmitriy Kombarov menyisir pertahanan kanan Aljazair dan mengirim umpan crossing sempurna ke tengah kotak penalti. Bola langsung ditanduk oleh Aleksandr Kokorin ke pojok kanan atas gawang. Gol yang cantik! 1-0 Rusia memimpin.
Gol itu kian melecut semangat tempur penggawa Aljazair. Mereka pun kian meningkatkan tekanan mereka pada Rusia. Mereka juga kian dominan dalam penguasaan si kulit bundar.
Namun, justru Rusia yang kembali mengancam gawang wakil Afrika tersebut. Di menit ke-26, Oleg Shatov melepas sepakan keras dari luar kotak penalti. Bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang sementara M'Bolhi sendiri sudah tak berkutik.
Empat menit berselang, Aljazair akhirnya mendapat kesempatan emas. Slimani mampu menanduk bola hasil sepak pojok. Akan tetapi, bola mampu ditepis dengan gemilang oleh Akinfeev.
Slimani kembali mendapat peluang emas di menit ke 42. Ia bisa menyambut umpan crossing rekannya dengan sempurna. Namun, bola justru mengarah tepat ke pelukan Akinfeev.
Skor 1-0 bagi keunggulan Rusia tetap bertahan hingga laga memasuki jeda.
Rusia sedikit menguasai jalannya laga di menit-menit awal babak kedua. Tiga menit laga berjalan, kerjasama apik dengan Kokorin membuat Samedov bisa menerobos pertahanan Aljazair. Namun, M'Bolhi masih bisa menggagalkan peluang tersebut.
Pendukung Aljazair akhirnya bisa bersorak gembira pada menit ke-59. Islam Slimani akhirnya bisa membobol gawang Rusia. Akinfeev tak bisa membuang bola hasil tendangan bebas Yacine Brahimi dengan sempurna. Bola pun mengarah ke Slimani yang berdiri bebas di tiang jauh. Rusia 1-1 Aljazair.
Fabio Capello langsung menginstruksikan Rusia untuk bermain agresif setelah terjadinya gol Slimani tersebut. Mereka terus membombardir lawan dari segala arah, terutama dari sektor sayap. Namun, Aljazair mampu bertahan dengan baik.
Skor nyaris berubah pada menit ke-90 bagi Rusia. Kozlov menanduk bola ke tiang jauh. Bola sepertinya akan masuk ke gawang, namun ternyata hanya meleset tipis dan menghasilkan tendangan gawang saja.
Pendukung Rusia tertunduk lesu sementara pendukung Aljazair berpesta setelah wasit mengakhiri laga dengan skor tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil tersebut, Aljazair dipastikan naik ke peringkat dua klasemen dengan koleksi poin 4. Mereka berhak menemani Belgia ke babak 16 besar. Rusia sendiri hanya terpaku di posisi ketiga dengan koleksi poin 2.
Di babak 16 besar nanti, Aljazair akan bersua dengan lawan sangat berat, yakni Jerman. Sementara itu Belgia akan bersua AS.
Susunan Pemain:
Rusia: Akinfeev; Kozlov, Ignashevich, Berezutski, Kombarov; Samedov, Glushakov (Denisov), Fayzulin, Shatov (Dzagoev); Kokorin, Kerzhakov (Kanunnikov).
Aljazair: M'Bolhi; Mandi, Belkalem, Halliche, Mesbah; Medjani, Bentaleb; Feghouli, Brahimi (Yebda), Djabou (Ghilas); Slimani (Soudani). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Timnas U-19 Tertahan di Bandung
Tim Nasional 27 Juni 2014, 23:07
-
Review: 10 Pemain Belgia Raih Hasil Sempurna
Piala Dunia 27 Juni 2014, 05:07
-
Review: Imbangi Rusia, Aljazair Lolos ke 16 Besar
Piala Dunia 27 Juni 2014, 05:03
-
Review: Sikat Ghana, Portugal Tetap Pulang
Piala Dunia 27 Juni 2014, 01:03
-
Review: Hattrick Shaqiri Loloskan Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia 26 Juni 2014, 05:03
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR