Pasukan Cesare Prandelli ini sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu melalui Claudio Marchisio. Luksemburg akhirnya berhasil memaksakan hasil imbang lewat tandukan Maxime Chanot.
Italia mengawali pertandingan dengan penuh percaya diri. Mereka seakan ingin membuktikan bisa meraih hasil yang lebih baik ketimbang laga persahabatan sebelumnya.
Hasilnya terbukti bahwa tuan rumah sudah unggul terlebih dahulu saat waktu memasuki menit ke-9. Claudio Marchisio berhasil mencetak gol pertama buat negaranya setelah memanfaatkan umpan dari Mario Balotelli.
Setelah unggul satu gol, Italia masih giat mencari gol tambahan. Mereka sempat membuat percobaan melalui Balotelli, Antonio Candreva dan tendangan bebas Andrea Pirlo namun masih belum menemui sasaran.
Sedangkan tim tamu yang tertekan sebenarnya tidak terus menerus pasrah. Mereka sempat mengancam melalui usaha dari Aurellen Joachim tapi gagal.
Saat wasit menghentikan babak pertama baik Italia maupun Luksemburg tak mampu menambah gol lagi. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah masih tetap bertahan.
Keluar dari kamar ganti, Italia langsung menggebrak di awal babak kedua meskipun bermain dengan sabar. Balotelli dan Candreva kembali menebar ancaman namun masih belum beruntung.
Prandelli akhirnya melakukan pergantian pemain untuk pertama kalinya. Antonio Cassano masuk di menit ke-54 menggantikan Marco Verratti untuk menambah daya dobrak.
Hasilnya tiga menit berselang tendangan Balotelli sayang sekali masih membentur mistar gawang. Sejurus kemudian tandukan Candreva lagi-lagi hanya bisa melambung di atas gawang.
Setelah serangkaian usaha yang gagal, Luksemburg akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Bola hasil tandukan Maxime Chanot merobek gawang Gianluigi Buffon memanfaatkan sepak pojok Mario Mutsch.
Mengetahui gawangnya bobol, Azzurri langsung terlecut untuk membalas. Mereka hampir saja kembali unggul andai percobaan Ignazio Abate dan Marco Parolo membuahkan hasil. Namun ternyata fakta berkata lain.
Sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga, kedudukan imbang 1-1 masih tetap bertahan. Selanjutnya Italia akan kembali melakoni laga ujicoba melawan tim lokal Brasil Fluminese pada tanggal 8 Juni.
Susunan Pemain:
Italia: Buffon; Abate, Bonucci, Chiellini, De Sciglio; De Rossi, Pirlo (Aquilani 72'), Verratti (Cassano 54'); Candreva (Lorenzo Insigne 78'), Marchisio (Marco Parolo 85'); Balotelli (Alessio Cerci 78').
Luksemburg: Moris; Jans, Schnell, Chanot, Janisch; Philipps; Holter (Schinker 72'), Gerson (D. da Mota 46'), Mutsch, Bensi (M. Da Graca 79'); Joachim. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Uruguay Sukses Tundukkan Slovenia
Piala Dunia 5 Juni 2014, 09:47
-
Review: Argentina Tundukkan Trinidad dan Tobago
Piala Dunia 5 Juni 2014, 07:53
-
Review: Skuat Eksperimen Inggris Ditahan Ekuador
Piala Dunia 5 Juni 2014, 03:58
-
Review: Italia Ditahan Tim Lemah Luksemburg
Piala Dunia 5 Juni 2014, 03:52
-
Review ISL: Empat Gol Persik Benamkan Persijap
Bola Indonesia 4 Juni 2014, 17:43
LATEST UPDATE
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR