Pelatih Carlos Dunga tetap mempercayakan starting eleven seperti yang diturunkan kala mengalahkan Turki pekan lalu. Austria mengawali pertandingan satu langkah di depan tim tamu, lima menit pertama mereka menguasai pertandingan dan menekan Brasil, sayang tak ada gol tercipta.
Sampai di menit kelima, bola menembus gawang Diego Alves, tapi dengan cara yang tidak sah. Rubin Okotie menggunakan tangannya untuk membuat bola masuk gawang Brasil. Ia pun dihadiahi kartu kuning.
Kecepatan pemain-pemain Austria dalam memindahkan bola cukup mampu mengimbangi Brasil yang kesulitan melancarkan serangan balik. Di menit ke-28, tendangan bebas Fuchs membahayakan kotak penalti Selecao, Miranda yang membuang bola tak bisa melanjutkan pertandingan dan digantikan Thiago Silva.
Tidak terlihat pertunjukan dari kemampuan individu pemain-pemain Brasil. Tidak Oscar, Neymar atau juga Willian. Disiplinnya lini belakang tuan rumah juga memberi andil dalam menyulitkan Brasil. Babak pertama pun usai tanpa gol.
Babak kedua juga tak banyak mengalami perubahan. Umpan-umpan dari kedua tim berada di bawah standar sehingga tak ada peluang yang benar-benar mengancam pertahanan lawan. Satu jam pertandingan berlalu, David Luiz memecah kebuntuan.
Tendangan sudut Oscar disundulnya, bola sempat memantul dan sedikit mengenai bagian dalam tiang kiri gawang kiper pengganti, Ramazan Ozcan di menit 64.
Respon yang ditunjukkan Das Team setelah tertinggal memang makin merepotkan Brasil. Arnautovic dan Martin Harnik membuat pertahanan Samba tetap waspada. Pemain Aston Villa, Andreas Weimann yang menggantikan Jununovic memiliki andil dalam terciptanya gol yang menyamakan kedudukan.
Ketika ia menusuk kotak penalti, Oscar melakukan tekel yang sebenarnya tidak perlu, Weimann terjatuh dan wasit William Collum menunjuk titik putih. Eksekusi Aleksandar Dragovic pun menyamakan skor pada menit 75. Inilah untuk pertama kalinya Brasil kebobolan pasca Piala Dunia 2014.
Tetapi delapan menit kemudian tim tamu kembali unggul. Pemain pengganti, Roberto Firmino tak mendapat pengawalan ketat di depan kotak penalti, tak pikir panjang setelah menerima umpan pendek Filipe Luis, pemain Hoffenheim itu melepas tendangan ke kiri atas.
Di sisa pertandingan Austria menunjukkan semangat yang luar biasa untuk mengejar ketertinggalan, tapi sampai peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah. Brasil tetap unbeaten dan Austria kalah terhormat.
Susunan pemain
Austria : Almer (Ozcan 46); Klein, Dragovic, Hinteregger, Fuchs; Kavlak, Ilsanker; Harnik (Prodl 88), Junuzovic (Weimann 72), Arnautovic (Ulmer 77); Okotie (Sabitser 53)
Brasil : Diego Alves; Danilo, Miranda (Thiago SIlva 28), David Luiz, Filipe; Luis Gustavo, Fernandinho (Casemiro 82); Willian (Douglas Costa 63), Oscar (Fred 77), Neymar (Marquinhos 90+2); Luiz Adriano (Firmino 62). (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Dominan, Prancis Cuma Cetak Satu Gol
Piala Eropa 19 November 2014, 05:03
-
Review: Brace Rooney Menangkan Inggris
Piala Eropa 19 November 2014, 04:57
-
Review: Bukan Ronaldo Atau Messi, Tapi Guerreiro
Piala Dunia 19 November 2014, 04:42
-
Review: Kebobolan, Brasil Lanjutkan Kemenangan
Piala Dunia 19 November 2014, 02:48
-
Friendly: Korea Selatan Kalah Tipis Dari Iran
Asia 19 November 2014, 00:06
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR