Disambut dengan ejekan dari suporter tuan rumah, The Three Lions hampir memetik keunggulan di menit ke-6 saat serangan balik diakhiri dengan tendangan Danny Welbeck yang masih lemah. Skotlandia sendiri mengancam lewat permainan kedua sayapnya. Ikechi Anya menjadi pemain yang begitu aktif melakukan tusukan di sebelah kiri.
Beberapa kali tuan rumah keluar menyerang, tetapi lemahnya umpan membuat peluang kerap terbuang. Organisasi pertahanan Inggris masih solid dan sabar meladeni besarnya energi Skotlandia.
Kerja sama dua pemain Arsenal sukses membawa Inggris berada di atas angin saat pertandingan memasuki menit 32. Jack Wilshere melepas umpan lambung terukur ke jantung pertahanan lawan, dari lini kedua Alex Oxlade-Chamberlain berlari untuk menyongsong bola, pemain bertahan Skotlandia tak berusaha untuk menghalau umpan itu sehingga mudah bagi Ox-Chamberlain untuk menempatkan bola ke gawang Marshall dengan kepalanya bahkan tanpa harus melompat.
Tak benar-benar mendominasi pertandingan, Inggris makin tenang dengan keunggulan tersebut. Skotlandia meningkatkan tempo permainan, namun wasit Jonas Eriksson meniupkan peluit berakhirnya babak pertama.
Kedua tim mengawali babak kedua dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Dua menit berikutnya Wayne Rooney menggandakan skor. berawal dari tendangan bebas James Milner yang tak diamankan dengan sempurna oleh pertahanan lawan, Luke Shaw muncul untuk mengembalikan bola ke area berbahaya, setelah bola mengenai Robertson, striker Manchester United itu menyambar bola dengan sundulan.
Gol itu justru makin membuat Skotlandia lapar, mereka makin giat berlari dan mengejar bola. Inggris melewatkan kesempatan mengubur semangat tuan rumah saat sundulan Lallana melebar pada menit 57.
Memasuki 10 menit terakhir, pertandingan makin seru. Waktu menunjukkan menit 83, Skotlandia berhasil memperkecil skor. Sebuah serangan dari kiri gagal dihentikan, Andrew Robertson menjebol gawang Forster setelah melakukan umpan satu dua dengan Johnny Russel.
Gol itu disambut dengan luar biasa oleh pendukung tuan rumah, sayang dua menit kemudian Rooney mencetak brace. Berada di tiang dekat dengan mudahnya ia memaksimalkan umpan tarik Adam Lallana di kiri gawang.
Tak ada tambahan gol sampai peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain
Skotlandia : Marshall (Gordon 46); Whittaker, R. Martin (Morrison 46), Hanley (May 67), Robertson; Brown (Fletcher 46), Mulgrew; Maloney (J Russell 81), Naismith, Anya (Bannan 61); C. Martin
Inggris : Forster; Clyne, Smalling, Cahill (Jagielka 46), Shaw (Gibbs 66); Milner, Wilshere (Barkley 87), Downing (Lallana 46); Oxlade-Chamberlain (Lambert 80), Rooney, Welbeck (Sterling 67). (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Dominan, Prancis Cuma Cetak Satu Gol
Piala Eropa 19 November 2014, 05:03
-
Review: Brace Rooney Menangkan Inggris
Piala Eropa 19 November 2014, 04:57
-
Review: Bukan Ronaldo Atau Messi, Tapi Guerreiro
Piala Dunia 19 November 2014, 04:42
-
Review: Kebobolan, Brasil Lanjutkan Kemenangan
Piala Dunia 19 November 2014, 02:48
-
Friendly: Korea Selatan Kalah Tipis Dari Iran
Asia 19 November 2014, 00:06
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR