Bola.net - Italia menjalani laga kedua di Grup D dengan hasil yang kurang memuaskan setelah dikalahkan Kosta Rika dengan skor tipis 1-0 di Arena Pernambuco, Jumat (21/06). Gol tunggal Bryan Ruiz sudah cukup untuk membuat seluruh penggawa Azzurri tertunduk lesu.
Italia langsung menggebrak ke pertahanan Kosta Rika pada awal babak pertama. Mereka menerapkan tempo permainan yang cepat dengan umpan-umpan panjang.
Kosta Rika yang tertekan memilih untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat. Namun peluang pertama justru diciptakan oleh pasukan Jorge Luis Pinto ini di menit ke-8. Ceslo Borges gagal membobol gawang Gianluigi Buffon memanfaatkan sepak pojok Bryan Ruiz.
Pasukan Cesare Prandelli ini pun rupanya tak mau kalah. Mereka juga punya sejumlah peluang dari tendangan Thiago Motta namun masih gagal. Mario Balotelli juga mendapatkan dua peluang tapi tak ada satu pun yang berbuah gol.
Sepakan keras Christian Bolanos dari luar kotak penalti memaksa Buffon membuat penyelamatan gemilang di menit ke-36. Kosta Rika pun kembali gagal untuk menjebol gawang Italia.
Kosta Rika akhirnya berhasil memecah kebuntuan satu menit jelang turun minum. Lewat serangan balik yang cepat Junior Diaz mengirim umpan crossing dan disambut sundulan Ruiz di mulut gawang. Seketika papan skor berubah menjadi 1-0. Gol dari Ruiz ini rupanya menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama.
Keluar dari kamar ganti Italia langsung tancap gas melancarkan serangan. Namun peluang dari Matteo Darmian dan free kick Andrea Pirlo cuma bisa mengancam gawang Keylor Navas saja.
Pada sepuluh menit babak kedua Prandelli melakukan dua pergantian pemain. Antonio Cassano masuk menggantikan Motta dan Lorenzo Insigne mengambil peran Antonio Candreva.
Masuknya kedua pemain tersebut memang membuat serangan Italia lebih bervariasi tapi masih belum bisa mengubah papan skor. Tak puas dengan permainan anak asuhnya Prandelli melakukan pergantian pemain terakhir dengan memasukkan Alessio Cerci menggantikan Claudio Marchisio.
Lambat laun Italia mulai frustrasi untuk membongkar pertahanan lawannya. Serangan Italia selalu berhasil dimentahkan lini belakang Kosta Rika yang bermain disiplin.
Setelah melakukan berbagai usaha akhirnya Italia tak mampu menghindari kekalahan pertama mereka di Piala Dunia 2014. Sampai wasit menghentikan pertandingan skor 1-0 untuk keunggulan Kosta Rika tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini Kosta Rika berada di puncak klasemen Grup D dan memastikan satu tiket ke babak 16 besar. Selanjutnya Kosta Rika akan berhadapan dengan Inggris dan Italia akan meladeni Uruguay.
Italia: Buffon; Abate, Barzagli, Darmian, Chiellini; De Rossi, Pirlo, Motta (Cassano 46'), Marchisio (Cerci 69'), Candreva (Insigne 57'); Balotelli.
Kosta Rika: Navas; Umana, Duarte, Gonzalez, Gamboa, Diaz; Borges, Bolanos, Tejeda (Cubero 68'); Ruiz (Bresnes 81'); Campbell (Urena 74'). (bola/ada)
Italia langsung menggebrak ke pertahanan Kosta Rika pada awal babak pertama. Mereka menerapkan tempo permainan yang cepat dengan umpan-umpan panjang.
Kosta Rika yang tertekan memilih untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat. Namun peluang pertama justru diciptakan oleh pasukan Jorge Luis Pinto ini di menit ke-8. Ceslo Borges gagal membobol gawang Gianluigi Buffon memanfaatkan sepak pojok Bryan Ruiz.
Pasukan Cesare Prandelli ini pun rupanya tak mau kalah. Mereka juga punya sejumlah peluang dari tendangan Thiago Motta namun masih gagal. Mario Balotelli juga mendapatkan dua peluang tapi tak ada satu pun yang berbuah gol.
Sepakan keras Christian Bolanos dari luar kotak penalti memaksa Buffon membuat penyelamatan gemilang di menit ke-36. Kosta Rika pun kembali gagal untuk menjebol gawang Italia.
Kosta Rika akhirnya berhasil memecah kebuntuan satu menit jelang turun minum. Lewat serangan balik yang cepat Junior Diaz mengirim umpan crossing dan disambut sundulan Ruiz di mulut gawang. Seketika papan skor berubah menjadi 1-0. Gol dari Ruiz ini rupanya menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama.
Keluar dari kamar ganti Italia langsung tancap gas melancarkan serangan. Namun peluang dari Matteo Darmian dan free kick Andrea Pirlo cuma bisa mengancam gawang Keylor Navas saja.
Pada sepuluh menit babak kedua Prandelli melakukan dua pergantian pemain. Antonio Cassano masuk menggantikan Motta dan Lorenzo Insigne mengambil peran Antonio Candreva.
Masuknya kedua pemain tersebut memang membuat serangan Italia lebih bervariasi tapi masih belum bisa mengubah papan skor. Tak puas dengan permainan anak asuhnya Prandelli melakukan pergantian pemain terakhir dengan memasukkan Alessio Cerci menggantikan Claudio Marchisio.
Lambat laun Italia mulai frustrasi untuk membongkar pertahanan lawannya. Serangan Italia selalu berhasil dimentahkan lini belakang Kosta Rika yang bermain disiplin.
Setelah melakukan berbagai usaha akhirnya Italia tak mampu menghindari kekalahan pertama mereka di Piala Dunia 2014. Sampai wasit menghentikan pertandingan skor 1-0 untuk keunggulan Kosta Rika tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini Kosta Rika berada di puncak klasemen Grup D dan memastikan satu tiket ke babak 16 besar. Selanjutnya Kosta Rika akan berhadapan dengan Inggris dan Italia akan meladeni Uruguay.
Italia: Buffon; Abate, Barzagli, Darmian, Chiellini; De Rossi, Pirlo, Motta (Cassano 46'), Marchisio (Cerci 69'), Candreva (Insigne 57'); Balotelli.
Kosta Rika: Navas; Umana, Duarte, Gonzalez, Gamboa, Diaz; Borges, Bolanos, Tejeda (Cubero 68'); Ruiz (Bresnes 81'); Campbell (Urena 74'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Ketat, Ekuador Jinakkan Honduras 2-1
Piala Dunia 21 Juni 2014, 07:02
-
Review: Drama Tujuh Gol, Prancis Gulung Swiss
Piala Dunia 21 Juni 2014, 03:46
-
Review: Pecundangi Italia, Kosta Rika Lolos 16 Besar
Piala Dunia 21 Juni 2014, 01:00
-
Review: Jepang Gagal Taklukkan 10 Pemain Yunani
Piala Dunia 20 Juni 2014, 07:07
-
Review: Suarez Pimpin Uruguay Permalukan Inggris
Piala Dunia 20 Juni 2014, 03:58
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR