Portugal tampil kurang gereget di babak pertama. Hasilnya mereka sama sekali tidak mencetak gol hingga paruh pertama usai. Barulah di babak kedua mereka sukses melesakkan tiga gol melalui aksi Silvestre Varela, Helder Postiga dan Bruno Alves.
Tampil di depan pendukungnya sendiri dan menghadapi tim yang memiliki level lebih rendah, tentu saja Portugal tampil dominan. Mereka sukses menguasai jalannya pertandingan dan memaksa para pemain Azerbaijan bertahan.
Meski begitu, tak satu pun tercipta peluang yang mengancam gawang yang dikawal Kamran Arhayev. Peluang Portugal banyak didapatkan dari tendangan bebas yang juga masih belum menemui sasaran. Beberapa kesempatan Ronaldo dan Pepe gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol.
Di kubu Azerbaijan juga tidak jauh berbeda. Mereka hanya bisa menunggu dan sesekali melakukan serangan. Meski begitu, usaha tim tamu juga masih belum membuahkan hasil.
Praktis babak pertama hanya membuahkan satu kartu kuning yang diberikan kepada kiper Arhayev. Tindakan tak sportifnya membuat wasit memberikan hadiah kartu kepada penjaga gawang tersebut.
Hasil kaca mata merangkum pertandingan di babak pertama antara Portugal dan Azerbaijan.
Seolah tak mau membuang-buang kesempatan, Portugal langsung tancap gas di babak kedua. Joao Moutinho dan Bruno Alves mencoba peruntungan mereka. Akan tetapi bola hasil sepakan mereka masih melenceng dan terhalang kiper Azerbaijan.
Begitu pula dengan peluang yang di dapatkan Ronaldo. Sepakan kaki kanannya juga masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Arhayev.
Gol yang dinanti-nanti akhirnya hadir di menit ke-63. Ialah Varela yang sukses melesakkan bola di sisi kanan bawah. Kehadiran Varela ini seolah menjadi sosok penyelamat bagi Portugal. Pasalnya ia baru saja bermain satu menit saat bos Paulo Bento memutuskan untuk mengganti Miguel Veloso dengan dirinya.
Portugal terus menyerang. Akan tetapi, usaha CR7 dan rekan-rekannya juga masih belum mampu menjebol gawang tim tamu kembali. Baru di menit 85 Helder Postiga menghadirkan perbedaan.
Sepakan kaki kanannya yang kembali menghujam sisi kanan bawah tak bisa dibendung Arhayev. Portugal unggul 2-0.
Gol tersebut seolah membuka keran gol tuan rumah. Hanya tiga menit berselang Alves sukses melesakkan bola melalui tandukan kepalanya dari dalam kotak penalti. 3-0 Portugal memimpin.
Gol tersebut ternyata menjadi gol terakhir dalam laga tersebut. Sebelum wasit meniup peluit panjang, ia harus kembali merogoh kartu kuning dari sakunya. Kali ini, bintang Portugal, Ronaldo lah yang dihadiahi kartu kuning akibat pelanggaran keras yang ia perbuat.
Di akhir pertandingan, Portugal menang dengan skor 3-0 dan berhak atas raihan total sebanyak enam poin. (espn/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo Marah Karena Real Tolak Tawaran 95 Juta Euro?
Liga Spanyol 12 September 2012, 18:00
-
Madrid Tawari Ronaldo Kontrak Seumur Hidup
Liga Spanyol 12 September 2012, 06:00
-
Review: Tiga Gol dan Tiga Angka Portugal
Piala Dunia 12 September 2012, 05:30
-
Foto: Pacar Ronaldo Berbalut Bikini Lagi
Open Play 11 September 2012, 19:03
-
Data dan Fakta Kualifikasi PD 2014: Portugal vs Azerbaijan
Piala Dunia 11 September 2012, 17:20
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR