Tampil di depan pendukungnya sendiri jelas membuat Belanda tampil lebih percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan. Meski begitu, tiga gol kemenangan Tim Oranje tersebut baru bisa tercipta di babak kedua melalui aksi Rafael van der Vaart, Robin van Persie, dan juga Ruben Schaken.
Babak pertama Belanda praktis menguasai jalannya pertandingan. Digawangi oleh Robben dan Van Persie Tim Oranje terus membombardir lini pertahanan Estonia.
Akan tetapi, ketatnya lini pertanahan Estonia serta lemahnya penyelesaian akhir tim asuhan Louis van Gaal ini membuat sejumlah peluang yang mereka miliki terbuang percuma.
Menit 34 Amsterdam Arena sempat bergemuruh berkat lesakan gol Van Persie dari dalam kotak penalti. Akan tetapi, suka cita tersebut tidak berlangsung lama karena asisten wasit terlebih dahulu mengangkat bendera tanda telah terjadi offside terlebih dahulu.
Dua menit berselang, Van Gaal dipaksa untuk melakukan pergantian. Wesley Sneijder yang terlihat meringis kesakitan harus ditarik keluar dan digantikan oleh Van der Vaart.
Hingga turun minum, Belanda masih juga belum bisa membongkar ketatnya pertahanan Estonia yang tentu saja membuat papan skor berada dalam kondisi statis 0-0.
Babak kedua, Van Gaal sedikit melakukan perubahan. Robben yang semula berada di tengah kembali diposisikan melebar dan menempatkan Van Persie kembali di tengah. Taktik tersebut terbukti jitu. Pasalnya, dua menit selepas kick off babak kedua, Belanda langsung membuka skor. Aksi impresif Darryl Janmaat dari sisi kanan berhasil memecah pertahanan Estonia yang akhirnya memudahkan Van der Vaart untuk menaklukkan kiper Sergei Pareiko dari dalam kotak penalti.
Unggul satu gol, membuat Belanda terus mencecar pertahanan tamunya tersebut. Akan tetapi, gol yang mereka tunggu baru terlahir pada menit 72. Ialah Van Persie yang kali ini tanpa kesalahan menceploskan bola ke gawang Estonia usai memanfaatkan umpan manis dari Janmaat.
Tertinggal dua gol tidak membuat Estonia patah arang. Bahkan mereka sempat membuat pendukung tuan rumah menahan nafas untuk beberapa saat setelah Martin Vunk mampu mengecoh Kenneth Vermeer yang sudah menjadi pertahanan terakhir bagi Belanda. Beruntung sepakannya masih sedikit melambung di atas mistar gawang sehingga membuat Belanda masih tetap memimpin dengan margin dua gol.
Menit 84, Belanda benar-benar menjadi akhir perlawanan bagi Estonia. Ialah Ruben Schaken yang sukses menjebol gawang Pareiko untuk kali ketiga usai memanfaatkan umpan Van Persie dari sisi kanan pertahanan Estonia.
Kemenangan 3-0 Belanda ini jelas semakin memantapkan posisi mereka di puncak klasemen dengan grup D dengan 15 poin unggul lima poin dari Hungaria di posisi kedua.
Susunan pemain kedua tim:
Belanda (4-3-3): Vermeer; Janmaat, De Vrij, Martins Indi, Blind; De Guzman (Clasie 86'), Sneijder (Van der Vaart 36'), Strootman; Lens (Schaken 74'), Van Persie, Robben (kuning 41').
Estonia (4-4-2): Pareiko; Jaager, Morozov, Klavan, Teniste; Puri, Vunk, Vassiljev, Kroeglov (Kink 62'); Ojamaa (Lindpere 77'), Oper (Zenjov 45').
Statistik:
Penguasaan bola: 79% - 21%
Shots(on goal): 12(5) - 5(2)
Sepak pojok: 2 - 0
Offside: 3 - 1
Pelanggran: 3 - 11
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah: 0 - 0. (bola/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights WCQ 2014: Belanda 3-0 Estonia
Open Play 23 Maret 2013, 05:28
-
Review: Trigol Belanda Mantapkan Posisi di Puncak
Piala Dunia 23 Maret 2013, 04:36
-
Van Persie: UEFA Pembohong dan Pengecut!
Liga Champions 22 Maret 2013, 07:01
-
Andy Cole: Gol van Persie Hanya Masalah Waktu
Liga Inggris 21 Maret 2013, 20:50
-
Pemain Paling Kreatif di Pentas EPL
Editorial 21 Maret 2013, 05:05
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR