
Bola.net - Kegagalan Italia melaju ke Piala Dunia 2022 jadi ironi karena dua tahun sebelumnya, Gli Azzuri sukses merajai Piala Eropa. Oleh sebab itu, pelatih Roberto Mancini mengusulkan slot otomatis ke Piala Dunia ditambah.
Italia sendiri gagal lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2022 gara-gara hanya finis di posisi kedua di bawah Swiss pada kualifikasi zona Eropa. Namun, mereka diberi peluang lewat jalur play-off.
Awalnya Italia digadang-gadang bisa melalui play-off tersebut dengan mudah. Lalu, kejutan tercipta. Italia takluk dari Makedonia Utara di babak semifinal, sekaligus memupus kesempatan Italia terbang ke Qatar.
Mancini masih kesal jika mengingat-ingat kegagalan tersebut. Namun yang semakin membuatnya kesal karena Italia tidak mendapat slot otomatis ke Piala Dunia meski sudah menasbihkan diri sebagai yang terbaik di Eropa.
Semua Benua Harus Seperti Itu
Saat ini, slot otomatis ke Piala Dunia hanya diberikan pada satu tim, yaitu tuan rumah. Sisanya harus melalui kualifikasi di zona masing-masing.
Dengan kata lain, Italia yang menjadi juara Piala Eropa harus mengikuti kualifikasi seperti tim lain. Di dalam pikiran Mancini, sistemnya seharusnya tidak seperti itu.
Italia dan negara-negara lain yang menjuarai turnamen di zonanya masing-masing seharusnya punya hak istimewa untuk langsung lolos ke putaran final.
“Jadi tidak hanya pemenang Piala Eropa, tetapi juga pemenang di setiap benua. Saya mengatakan ini demi sepak bola yang baik,” kata dia kepada Corriere Della Sera.
Juara Bertahan Juga Wajib Lolos

Tak hanya pemenang di setiap benua, Mancini juga mendorong supaya juara bertahan kembali mendapatkan jatah otomatis ke putaran final. Sistem semacam ini sudah diterapkan sejak edisi 1938 sampai 2002.
Jadi Brasil yang jadi juara Piala Dunia 2002 kala itu jadi juara bertahan pertama yang harus melalui jalur kualifikasi untuk lolos ke Piala Dunia 2006.
“Begitu pula dengan pemenang di edisi sebelumnya harusnya bisa langsung lolos. Memang beginilah seharusnya sejak lama,” lanjutnya.
Tidak Buru-buru Pikirkan 2026
Kegagalan mentas di edisi 2022 memaksa Italia harus benar-benar memaksimalkan peluang di edisi 2026. Namun, Mancini menegaskan tidak ingin buru-buru memikirkan hal itu.
“Saat ini kami tidak boleh memikirkan terlalu jauh ke depan. Piala Dunia 2026 kan masih sangat lama. Jadi fokusnya sekarang di final Nations League dan kualifikasi Euro,” terangnya.
“Secara pribadi saya masih ingin bertahan di sini untuk mencapai Piala Dunia. Tapi di sepak bola tidak ada yang pasti. Intinya kami kami ingin ke Piala Dunia selanjutnya dan memenangkannya,” tutup dia.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Corriere Della Sera
Coba Baca yang Ini Juga!
- Link Streaming Piala Dunia: Prancis vs Australia 23 November 2022
- Motivasi Dari Herve Renard, Kunci Kemenangan Arab Saudi Atas Argentina di Piala Dunia 2022
- Pelatih Timnas Argentina Usai Kalah Lawan Arab Saudi: Kami Harus Bangkit!
- Leroy Sane Dipastikan Absen Pada Partai Perdana Di Piala Dunia 2022
- Pelatih Kiper Persebaya Jagokan Belanda di Piala Dunia 2022, Benny: Saatnya Juara
- Meksiko vs Polandia: The Eagles Terakhir Kalahkan El Tri Pada Piala Dunia 1978
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roberto Mancini Usul Slot Otomatis ke Piala Dunia Ditambah
Piala Dunia 23 November 2022, 00:30
-
Gagal Menang Pada Laga Pertama Mereka, Tim-Tim Ini Sukses Juarai Piala Dunia
Piala Dunia 22 November 2022, 22:34
-
Nasib Italia: Tak Ikut Piala Dunia 2022, Malah Dipermak Austria di Laga Persahabatan
Piala Dunia 21 November 2022, 09:15
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR