Ronald Koeman Resmi Mundur dari Timnas Belanda usai Gagal Total di Piala Dunia 2026

Ronald Koeman Resmi Mundur dari Timnas Belanda usai Gagal Total di Piala Dunia 2026
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, bereaksi dalam pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 melawan Jepang, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Julio Cortez

Bola.net - Ronald Koeman resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Belanda setelah langkah Oranje terhenti di Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul kekalahan dari Maroko pada babak 32 besar yang berlangsung di Meksiko.

Belanda gagal melangkah lebih jauh setelah tersingkir melalui pertandingan fase gugur pertama. Hasil tersebut mengakhiri harapan Oranje untuk mencatat prestasi terbaik di turnamen.

Koeman sebelumnya belum memberikan kepastian mengenai masa depannya setelah kekalahan tersebut. Namun, derasnya kritik terhadap performa Belanda membuat masa jabatan keduanya diperkirakan memang tidak akan berlangsung lama.

Pelatih berusia 63 tahun itu kemudian mengumumkan sendiri keputusannya melalui akun Instagram. Ia juga menyampaikan pesan emosional mengenai kegagalan tim dan perjalanan kariernya bersama Belanda.

1 dari 3 halaman

Koeman Akui Bertanggung Jawab atas Kegagalan Belanda

Pelatih Belanda, Ronald Koeman, sebelum pertandingan melawan Tunisia di Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026). (c) AP Photo/Ed Zurga

Pelatih Belanda, Ronald Koeman, sebelum pertandingan melawan Tunisia di Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026). (c) AP Photo/Ed Zurga

Koeman mengaku sangat kecewa karena gagal membawa Belanda memenuhi target di Piala Dunia 2026. Ia menyebut seluruh tim bermimpi menciptakan sejarah, tetapi kenyataan berbicara lain.

Sebagai pelatih kepala, Koeman merasa bertanggung jawab penuh atas hasil yang diraih timnya. Karena itu, ia memutuskan mengakhiri masa tugasnya bersama Oranje.

"Tadi malam saya mengambil keputusan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda," tulis Koeman.

"Kami semua bermimpi menjalani Piala Dunia yang akan menciptakan sejarah. Hal itu tidak terjadi. Tidak ada seorang pun yang lebih kecewa daripada saya. Sebagai pelatih kepala, Anda memikul tanggung jawab itu," ujar Koeman.

2 dari 3 halaman

Koeman Singgung Kesehatan Istri dan Isyaratkan Pensiun

Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman. (c) AP Photo/Patrick Post

Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman. (c) AP Photo/Patrick Post

Selain hasil di lapangan, Koeman mengungkap alasan pribadi yang turut memengaruhi keputusannya. Ia mengatakan pengalaman beberapa tahun terakhir membuatnya memandang hidup dengan cara yang berbeda.

Koeman menyinggung perjuangan sang istri, Bartina, yang tetap mendukungnya meski sedang menghadapi masalah kesehatan. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa kesehatan jauh lebih penting daripada sepak bola.

"Beberapa tahun terakhir juga membuat saya kembali menyadari bahwa ada hal yang lebih penting daripada sepak bola. Sepak bola adalah hidup saya, tetapi kesehatan tidak ternilai harganya," kata Koeman.

"Ketika seseorang yang sangat Anda cintai sedang berjuang menghadapi cobaan berat, cara pandang Anda berubah. Meski sedang menjalani proses penyakitnya sendiri, istri saya Bartina mendukung dan menyemangati saya setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai pelatih kepala. Itu menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Saya lebih berterima kasih kepadanya daripada yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata," tutur Koeman.

3 dari 3 halaman

Federasi Belanda Akui Target Piala Dunia Gagal Total

Direktur teknik federasi sepak bola Belanda, Nigel de Jong, juga mengakui penampilan Oranje di Piala Dunia 2026 jauh dari harapan. Target mencapai semifinal bahkan menjadi juara dunia gagal diwujudkan.

Koeman sendiri banyak mendapat sorotan sepanjang turnamen karena performa Belanda dinilai tidak konsisten. Pada periode keduanya, ia juga gagal membawa Belanda mengalahkan satu pun negara penghuni 25 besar peringkat FIFA di putaran final turnamen besar.

"Target kami adalah mencapai semifinal dan ambisinya menjadi juara dunia," ujar De Jong.

"Sayangnya kami tidak berhasil mencapainya. Ya, kami masih sangat jauh dari target itu. Itulah kesimpulannya. Kami harus jujur mengakui hal tersebut," tegas De Jong.

Sumber: Independent


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL