Bola.net - - Rabu (28/3) dini hari WIB kemarin, tersaji pertandingan sepak bola yang menyita perhatian dunia. Betapa tidak, dua negara kuat, Argentina dan Spanyol bersua dalam laga uji coba untuk saling membuktikan kekuatan masing-masing.
Banyak pihak yang mengagumi suguhan permainan skuat Matador pada laga tersebut, tetapi tentunya tidak bagi Jorge Sampaoli, pelatih Argentina. Dia harus menahan malu karena timnya dipermalukan setelah kalah dengan skor telak 1-6 dari Spanyol.
Tidak hanya itu, permainan tim Argentina pun dinilai sangat buruk. Tidak terlihat koordinasi dan organisasi permainan yang teratur, khususnya di barisan pertahanan mereka.
Menengok ke belakang beberapa bulan silam, ternyata Sampaoli pernah mengeluhkan jadwal uji coba tersebut. Menurutnya, bertanding melawan Italia dan Spanyol tiga bulan sebelum Piala Dunia dimulai adalah misi bunuh diri.
"Bertanding melawan Italia dan Spanyol tiga bulan sebelum Piala Dunia adalah misi bunuh diri, dengan tim yang masih dalam proses pembentukan," ujar Sampaoli dikutip dari Marca beberapa bulan lalu saat jadwal tersebut dirilis.
Keluhan Sampaoli tersebut sama sekali tak digubris oleh federasi sepak bola Argentina. Sebagai tambahan, jelang laga berlangsung ternyata Argentina harus bermain tanpa diperkuat Lionel Messi, kekalahan tersebut seakan menjawab semua kekhawatiran Sampaoli.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juara Piala Dunia 2018, Satu Pemain Spanyol Dapat Rp 13 M
Piala Dunia 29 Maret 2018, 17:37
-
Gol Kelima Spanyol yang Sedikit Ajaib
Piala Dunia 29 Maret 2018, 15:20
-
Sampaoli dan Misi Bunuh Diri Argentina Melawan Spanyol
Piala Dunia 29 Maret 2018, 14:45
-
Argentina Terpuruk, Maradona Mendukung
Piala Dunia 29 Maret 2018, 11:30
-
Pulang Dari Spanyol, Kiper MU Ini Cedera
Piala Dunia 29 Maret 2018, 11:13
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR