Bola.net - Pelatih timnas Brasil Luiz Felipe Scolari memuji kematangan Neymar. Mendapatkan tekanan besar dari publik sendiri, Neymar bisa mengatasinya dengan baik.
Scolari menilai kematangan permainan itu ada berkat kekuatan mental Neymar sendiri. Sejak masih sangat muda, Neymar sudah terbiasa memikul tekanan besar.
"Neymar baru berusia 22 tahun tetapi permainannya seperti orang yang sudah berusia 35 tahun. Dia bisa secara alami mengatasi tekanan yang dia dapat. Mentalnya begitu kuat dan anda bisa tahu pada usia 17 atau 18 tahun, Neymar sudah siap," puji Scolari seperti dilansir AFP.
Neymar merupakan pemain yang menjadi penentu dalam adu penalti antara Chile melawan Brasil. Scolari menilai Neymar sangat santai ketika mengambil tendangan tersebut.
"Neymar selalu menikmati bermain sepakbola. Dia mengambil tendangan penalti itu seolah sedang bermain-main saja di kampung halamannya di Santos." (afp/hsw)
Scolari menilai kematangan permainan itu ada berkat kekuatan mental Neymar sendiri. Sejak masih sangat muda, Neymar sudah terbiasa memikul tekanan besar.
"Neymar baru berusia 22 tahun tetapi permainannya seperti orang yang sudah berusia 35 tahun. Dia bisa secara alami mengatasi tekanan yang dia dapat. Mentalnya begitu kuat dan anda bisa tahu pada usia 17 atau 18 tahun, Neymar sudah siap," puji Scolari seperti dilansir AFP.
Neymar merupakan pemain yang menjadi penentu dalam adu penalti antara Chile melawan Brasil. Scolari menilai Neymar sangat santai ketika mengambil tendangan tersebut.
"Neymar selalu menikmati bermain sepakbola. Dia mengambil tendangan penalti itu seolah sedang bermain-main saja di kampung halamannya di Santos." (afp/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Adu Penalti Brasil-Chile Dijadikan Kartun Kocak
Bolatainment 29 Juni 2014, 22:35
-
Lugano Anggap Uruguay Kalah Karena Minus Suarez
Piala Dunia 29 Juni 2014, 16:48
-
Scolari Puji Kematangan Neymar
Piala Dunia 29 Juni 2014, 14:21
-
Jantung Kumat Karena Adu Penalti
Piala Dunia 29 Juni 2014, 13:28
-
Dunga: Brasil Tak Akan Bisa Juara
Piala Dunia 29 Juni 2014, 10:30
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR