
Jerman melibas Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di Arena Fonte Nova, Salvador, Senin (16/6). Thomas Muller mencetak hat-trick dalam laga ini dan Mats Hummels menyumbang satu. Portugal, yang kehilangan Pepe akibat kartu merah langsung pada menit 37, tak sanggup membalas satu kali pun.
Dilansir situs resmi FIFA, 0-4 adalah kekalahan terbesar yang pernah ditelan Portugal di turnamen internasional, baik Piala Dunia maupun Piala Eropa.
Lebih spesifik lagi, berdasarkan statistik Opta, ini juga kali pertama sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia (24 laga), Portugal kebobolan empat gol dalam satu laga.
4 - Portugal have conceded four goals in a #WorldCup game for the first time in their history (24 games). Mullered. #POR
— OptaJoe (@OptaJoe) June 16, 2014
Jerman perkasa. Di laganya yang ke-100, Jerman menang besar dan mengirimkan sinyal bahwa mereka siap berbicara banyak di Brasil 2014. Sementara itu, Portugal mau tak mau harus meraih hasil positif di laga berikutnya kalau masih ingin lolos ke babak 16 besar.
Selanjutnya, Jerman akan meladeni Ghana yang baru ditekuk Amerika Serikat 1-2, sedangkan Portugal akan melakoni partai krusial melawan The Yanks di Arena da Amazonia. [initial]
Klik Juga:
- Ikuti Maradona, Messi Menuju Legenda
- Penantian Panjang Messi Berakhir di Maracana
- Kiper Honduras Pecahkan Catatan Zubizarreta
- Reputasi Duet Cahill-Jagielka Dirusak Italia
- 1194 Menit, Jatah Main Casillas Ketiga Paling Sedikit
- Dahsyat, Brasil 2014 Bisa Gusur Prancis 1998
- Italia Selalu Menang Atas Inggris di Piala Dunia
- Permalukan Uruguay, Kosta Rika Ukir Sejarah
- Galeri Foto Suporter Wanita Argentina vs Bosnia
- Sepak Bola Seksi Miss Belgia 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo Abaikan Pers Usai Pertandingan
Piala Dunia 17 Juni 2014, 22:34
-
'Ronaldo Berotot, Sayang Tak Berbulu'
Bolatainment 17 Juni 2014, 18:31
-
Frustrasi Dibantai Jerman, Ronaldo Menangis?
Piala Dunia 17 Juni 2014, 12:22
-
Jabat Tangan Ronaldo, Loew Sempat Mengupil?
Open Play 17 Juni 2014, 12:14
-
EDITORIAL: Benteng Solid, Modal Panser Jadi Raja di Brasil
Editorial 17 Juni 2014, 11:22
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR