Pertandingan dimulai dengan tempo dan intensitas yang tinggi. Kedua tim sangat bernafsu untuk mencari gol terlebih dahulu.
Peluang pertama Portugal lahir saat waktu memasuki menit ke-4 melalui sepakan Hugo Almeida namun masih bisa diselamatkan Manuel Neuer. Kiper Jerman itu kemudian berhasil menepis tendangan keras Cristiano Ronaldo empat menit berselang.
Jerman sebenarnya hampir saja unggul terlebih andai tendangan Sami Khedira ke gawang lawannya yang kosong tak melenceng setelah kiper Rui Patricio ceroboh membuang bola.
Petaka untuk Portugal terjadi setelah Joao Pereira menjatuhkan Mario Gotze di kotak penalti dan wasit pun langsung menunjuk titik putih. Muller yang menjadi algojo sukses menjebol Patricio untuk membawa timnya unggul di menit ke-12.
Tertinggal satu gol Portugal langsung membangun serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun justru Jerman yang berhasil menggandakan kedudukan di menit ke-32. Mats Hummels kembali membuat seisi stadion bergemuruh lewat sundulan keras memanfaatkan sepak pojok Toni Kroos.
Belum sembuh luka Portugal setelah kebobolan dua gol, kini mereka harus bermain dengan sepuluh orang pemain setelah Pepe diusir wasit. Ia mendorong wajah Muller sehingga wasit harus memberinya kartu merah.
Muller kembali menjadi pemain menghadirkan mimpi buruk buat Portugal. Saat memasuki injury time babak pertama, pemain Bayern Munich itu sukses memaksa kiper Patrico memungut bola di gawangnya sendiri. Jerman memasuki ruang ganti dengan senyuman karena menggenggam keunggulan tiga gol atas lawannya.
Keluar dari kamar ganti, Jerman bermain sedikit menurunkan tempo. Namun tekanan masih tetap mereka tunjukkan. Sementara itu Portugal bermain hati-hati dan hanya menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Perlahan Portugal sudah menemukan kepercayaan diri untuk keluar menyerang walaupun tidak sporadis. Namun mereka kerap menemui tembok tebal untuk penetrasi ke dalam daerah pertahanan Jerman. Solusinya mereka sering terlihat melepas tendangan keras dari luar kotak penalti.
Lagi-lagi Muller menjadi momok buat Portugal. Ia sukses melengkapi hattrick-nya di menit ke-78. Melalui skema serangan balik yang cepat, Andre Schurrle mengirim umpan ke tengah kota penalti dan sempat diblok Patricio, bola liar langsung disambar Muller.
Portugal yang sudah kehilangan harapan hanya sesekali melancarkan serangan. Akhirnya mereka tak mampu mengatasi perlawanan Jerman di sisa waktu yang ada. Sampai wasit membunyikan peluit tanda pertandingan berakhir skor 4-0 masih tetap milik Jerman.
Kini pasukan Joachim Loew itu memimpin klasemen sementara Grup G dengan tiga poin dan selanjutnya mereka akan bertemu Ghana.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Jerman: Neuer; Boateng, Hummels (Mustafi 73'), Mertesacker, Howedes; Khedira, Lahm; Kroos, Ozil (Schurrle 62'), Muller (Podolski 82'); Gotze.
Portugal: Patricio; Coentrao (Almeida 65'), Pereira, Pepe, Alves; Moutinho, Meireles, Veloso (Costa 46'); Nani, Ronaldo, Almeida (Eder 27'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Gol Super Cepat Dempsey Turut Hempaskan Ghana
Piala Dunia 17 Juni 2014, 06:55
-
Review: Skor Kacamata di Laga Iran Versus Nigeria
Piala Dunia 17 Juni 2014, 03:57
-
Review: Hattrick Muller Pecundangi Portugal
Piala Dunia 17 Juni 2014, 00:44
-
Review: Dramatis, Swiss Bekuk Ekuador 2-1
Piala Dunia 16 Juni 2014, 00:57
-
Review: Italia Jinakkan Tiga Singa
Piala Dunia 15 Juni 2014, 07:00
LATEST UPDATE
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR