Bola.net - Eks defender Timnas Belanda Jaap Stam mengakui Lionel Messi memang lebih layak memenangi penghargaan Ballon d'Or 2019 ketimbang kompatriotnya, Virgil Van Dijk.
Van Dijk tampil menawan bersama dengan Liverpool di sepanjang tahun 2019. Ia berhasil membawa The Reds tampil perkasa di Premier League.
Ia mampu membuat Liverpool tampil lebih kuat dan lebih baik. Ia kemudian membawa The Reds menjadi juara Liga Champions, dan di semifinal bahkan membawa timnya menggilas Barcelona.
Ia juga bersinar bersama Timnas Belanda. Ia membawa skuat Oranje lolos ke final UEFA Nations meski akhirnya kalah dari Portugal.
Van Dijk pun dijagokan untuk memenangi Ballon d'Or. Akan tetapi pada akhirnya ia akhirnya hanya berada di posisi kedua dan penghargaan prestisius itu dimenangi oleh Lionel Messi.
Pilihan Jaap Stam
Banyak yang menganggap Lionel Messi tidak layak menang. Sebab prestasinya tahun itu dengan Barcelona tak secemerlang Virgil Van Dijk.
Namun Jaap Stam tidak sepakat. Ia mengakui Van Dijk memang tampil apik namun ia tetap memilih Messi sebagai pemenangnya karena memang kehebatannya tidak terbantahkan lagi.
“Biasanya seorang defender diremehkan dan orang-orang tidak banyak berpikir tentang mereka. Saya pikir sekarang ini menjadi lebih baik dan orang-orang lebih sering menghargai pekerjaan seorang defender,” ucap Stam seperti dilansir Goal International.
“Melihat dunia sekarang, saya pikir Messi masih pemain terbaik. Jika Anda melihat Ballon d'Or dan memenangkan trofi, saya pikir keputusan yang tepat adalah memberikannya kepada Messi," cetusnya.
“Saya ingin memberikannya kepada Virgil karena saya pikir ia tampil dengan baik. Bukannya saya tidak ingin ia memenangkannya, tapi saya pikir Messi dan apa yang ia lakukan tahun demi tahun, mencetak gol dan menciptakan gol dengan tekanan di bawahnya, saya pikir ia pantas mendapatkannya," tegasnya.
Kekecewaan Van Dijk
Virgil Van Dijk tidak menyembunyikan rasa kecewanya usai dikalahkan Lionel Messi dalam penghargaan Ballon d'Or 2019. Ia mengaku hal tersebut terasa pahit baginya namun ia dengan besar hati menerima keputusan tersebut.
"Saya sedikit kecewa," ungkap Van Dijk.
“Saya memutuskan untuk tetap pergi ke seremoni - dan, pada akhirnya, itu adalah malam yang luar biasa," ujarnya.
"Saya masih menganggap ini sebagai pencapaian luar biasa untuk berada di sana dengan ikon sepakbola terbesar di dunia," pungkasnya.
Virgil Van Dijk pun gagal mengikuti jejak Fabio Cannavaro sebagai bek terakhir yang bisa memenangi penghargaan tersebut. Sementara bagi Lionel Messi, penghargaan itu adalah penghargaan Ballon d'Or keenam baginya.
(goal international)
Baca Juga:
- Milan vs Barcelona 2006, Assist Brilian Ronaldinho dan Laga Terakhir Trio Diavolo
- Diminta Abaikan Tawaran MU, Ini Alasan Matthijs de Ligt Harus Bertahan di Juventus
- Tegas Tanpa Kompromi! Ini Barisan Pemain Keras yang Pernah Jadi Jagoan Manchester United
- Deretan Pemain yang Bertengkar Hebat dengan Sir Alex Ferguson, Ada yang Kena Timpuk Sepatu
- Momen Gocekan Lionel Messi Bikin Jerome Boateng 'Patah Pinggul' dan Tersungkur
- Paling Tidak Bakal Ada 5-10 Pemain Barcelona yang Cedera di Pekan Pertama Kembalinya La Liga
- Milito Ingin Lihat Lautaro Martinez Main Bareng Lionel Messi di Barcelona
- 'Spesies Langka' One-Club Man, Bisakah Lionel Messi Lampaui Totti-Maldini?
- Baru Gabung, Tujuh Pemain ini Langsung Jadi Idola Fans di Klub Barunya di Premier League
- Beda Ukuran Tubuh, Aguero: Dua Langkah untuk Van Dijk Seperti 50 Langkah untuk Saya!
- Meski Kadang Diomeli, Joe Gomez Senang Bisa Berduet Dengan Van Dijk
- Dukungan Jurgen Klopp untuk Virgil Van Dijk di Ballon d'Or 2019 Bikin Sadio Mane Kesal
- Morata: Melawan Van Dijk Seperti Menabrak Gunung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arturo Vidal Tunggu Pinangan Inter Milan
Liga Italia 5 Mei 2020, 19:00
-
Barcelona, MU, dan City Kemungkinan Besar Gagal Dapatkan Tonali
Liga Italia 5 Mei 2020, 18:51
-
Samuel Umtiti Batal Tinggalkan Barcelona?
Liga Inggris 5 Mei 2020, 18:20
LATEST UPDATE
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR