Bola.net - - Striker Leicester City dan Inggris, Jamie Vardy memiliki saran tersendiri menyikapi kontroversi penggunaan teknologi video assistant refereeing alias VAR dalam pertandingan sepakbola.
Dalam laga persahabatan di Wembley kemarin, Inggris unggul 1-0 hingga menit ke-87 lewat gol Jamie Vardy di babak pertama. Namun kemenangan Inggris harus buyar setelah Italia menyamakan skor lewat penalti Lorenzo Insigne.
Penalti ini didapat Italia setelah wasit lebih dulu melihat tayangan ulang untuk memutuskan bahwa James Tarkowski melanggar Federico Chiesa di kotak terlarang.
Vardy menyebut penerapan teknologi VAR ini membuat para pemain dan penonton tak nyaman, terutama ketika menunggu sang wasit di pinggir lapangan menyaksikan video tayangan ulang.
"Itulah hal terburuk tentang VAR, bukan hanya untuk pemain tapi juga untuk fans. Hanya dikatakan 'VAR sedang digunakan' (di layar lebar stadion). Jika Anda ada di lapangan Anda hanya berdiri di sana tanpa mengetahui apa yang terjadi dan di tribun Anda duduk menanti," ujar Vardy seperti dikutip Soccerway.
"Saya tahu mereka menggunakan VAR di olahraga lain di mana semua ditampilkan di layar lebar jadi semua orang bisa melihat video apa yang sedang disaksikan wasit, dengan tayangan ulang. Saat itu kita hanya berdiri menunggu sang wasit," tandasnya.
Beberapa waktu lalu badan sepakbola dunia FIFA sudah memastikan bahwa teknologi VAR ini bakal digunakan di pentas Piala Dunia 2018 di Rusia nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby London dan Faktor Liga Champions
Liga Inggris 29 Maret 2018, 23:36
-
Conte: Harry Kane Penyerang Terbaik Dunia
Liga Inggris 29 Maret 2018, 23:03
-
Gantikan Bale, Madrid Bidik Raheem Sterling
Liga Spanyol 29 Maret 2018, 22:32
-
Salah Memang Cocok Bagi Liverpool dan Klopp
Liga Inggris 29 Maret 2018, 20:39
-
MU Masih Butuh Tambahan Lima Pemain Baru
Liga Inggris 29 Maret 2018, 20:10
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR