Rencananya dalam kebijakan baru tersebut nantinya akan mengharuskan para penonton harus tetap duduk sepanjang pertandingan dan mereka tidak boleh membuka baju.
Hal-hal lainnya adalah tidak boleh ada instrumen musik misalnya drum atau tiang-tiang bambu dilarang dipakai untuk mengibarkan bendera.
Kode etik di stadion terbesar di Amerika Selatan ini diterapkan setelah tim tuan rumah Fluminense menandatangani kontrak untuk menjadikan stadion itu sebagai kandang mereka selama 35 tahun, kata para ofisial stadion pada Kamis (Jumat WIB).
Merupakan pemandangan umum di Maracana di mana terdapat banyak pria muda tidak mengenakan pakaian untuk mengatasi panasnya suhu di Amerika Selatan, mereka juga berdiri dan berteriak sepanjang pertandingan, dan terkadang berkelahi satu sama lain dengan pendukung tim rival atau kelompok-kelompok penggemar klub rival Fluminense.
Stadion Maracana di malam hari
Sekarang, pagar-pagar akan membatasi mereka pada musim ini yang dimulai pada akhir bulan ini. Penghalang-penghalang akan dicopot ketika Brazil menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun depan. Sepanjang periode itu, badan sepak bola dunia FIFA akan bertanggung jawab dalam pengelolaan stadion.
"Kami akan berbicara dengan tim-tim untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan yang ada," kata Joao Borba, presiden konsorsium yang mengelola arena legendaris itu. (reu/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stadion Maracana Terapkan Kode Etik Baru
Piala Dunia 13 Juli 2013, 11:23
-
10 Pesepakbola Wanita Terbaik Sepanjang Sejarah
Editorial 13 Juli 2013, 05:29
-
Catatan Karir Neymar Dalam Infografis
Editorial 12 Juli 2013, 08:32
-
Liga Spanyol 12 Juli 2013, 00:27

-
Napoli Saingi Arsenal Kejar Julio Cesar
Liga Champions 11 Juli 2013, 22:39
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR