Bola.net - Wasit Yuichi Nishimura menjadi pusat perhatian dunia saat memimpin laga pembuka Piala Dunia 2014 antara Brasil kontra Kroasia. Pria asal Jepang ini mengambil beberapa keputusan kontroversial, puncaknya adalah saat ia memberikan hadiah penalti meragukan kepada Brasil setelah Fred dianggap dijatuhkan oleh Dejan Lovren.
Lovren sebagai sosok yang terlibat langsung dalam insiden tersebut mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan Nishimura. Ia juga mempertanyakan ketidak mampuan Nishimura dalam berbahasa Inggris, yang membuat protes yang diajukan para pemain Kroasia terganjal masalah komunikasi.
"Wasit sama sekali tak menguasai Bahasa Inggris. Saya bertanya mengapa ia memberikan hukuman penalti, yang ia lakukan hanyalah bergumam dengan tidak jelas. Rekan-rekan saya juga mengeluhkan hal yang sama," kritik pemain 24 tahun ini seperti dilansir Guardian.
"Bagaimana mungkin mereka menugaskan wasit internasional untuk memimpin laga pembuka, sementara ia tak bisa berbahasa Inggris dan para pemain sama sekali tak bisa berbicara dengannya?"
Penalti kontroversial yang diberikan Nishimura mengubah skor menjadi 2-1 untuk kemenangan Brasil. Laga itu sendiri berkesudahan dengan skor akhir 3-1. (gua/mri)
Lovren sebagai sosok yang terlibat langsung dalam insiden tersebut mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan Nishimura. Ia juga mempertanyakan ketidak mampuan Nishimura dalam berbahasa Inggris, yang membuat protes yang diajukan para pemain Kroasia terganjal masalah komunikasi.
"Wasit sama sekali tak menguasai Bahasa Inggris. Saya bertanya mengapa ia memberikan hukuman penalti, yang ia lakukan hanyalah bergumam dengan tidak jelas. Rekan-rekan saya juga mengeluhkan hal yang sama," kritik pemain 24 tahun ini seperti dilansir Guardian.
"Bagaimana mungkin mereka menugaskan wasit internasional untuk memimpin laga pembuka, sementara ia tak bisa berbahasa Inggris dan para pemain sama sekali tak bisa berbicara dengannya?"
Penalti kontroversial yang diberikan Nishimura mengubah skor menjadi 2-1 untuk kemenangan Brasil. Laga itu sendiri berkesudahan dengan skor akhir 3-1. (gua/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pembelaan Diri Eto'o Atas Tuduhan Pengkhianatan
Piala Dunia 13 Juni 2014, 23:46
-
Rakitic: Neymar Harusnya Dapat Kartu Merah
Piala Dunia 13 Juni 2014, 22:17
-
Reina: Emosi Costa Bukan Masalah
Piala Dunia 13 Juni 2014, 21:56
-
Komplain Istri Tevez Untuk Argentina
Piala Dunia 13 Juni 2014, 20:49
-
Etoo Dianggap Pengkhianat Kamerun
Piala Dunia 13 Juni 2014, 20:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR