Bola.net - - Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, secara mengejutkan tidak membawa salah satu kiper berpengalaman, Joe Hart, untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2018 nanti. Keputusan tersebut membuat sang pemain merasa patah hati.
Mantan pelatih Middlesbrough tersebut memasukkan ketiga nama minim pengalaman seperti Nick Pope, Jack Butland, dan Jordan Pickford untuk mengawal gawang The Three Lions. Alasannya, Southgate ingin memberikan mereka kesempatan tampil di pentas Internasional.
Joe Hart pun tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya dengan keputusan tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, penjaga gawang West Ham United tersebut menyatakan bahwa dirinya patah hati mendengar keputusan itu.
"Tak ingin berbohong, saya patah hati. Setelah dua tahun mencoba semuanya dalam situasi yang sangat berat, ini sangat sulit untuk diterima," ujar Hart seperti yang dilansir dari Daily Mail.
"Saya bangga bermain dalam setiap menit untuk bisa lolos ke dalam tim dan mendapatkan masukan yang sangat penting dari hasil itu. Saya tahu apa yang bisa saya berikan kepada tim, tapi semuanya telah terjadi," lanjutnya.
"Selamat berjuang untuk tim, para pemain tahu bahwa meskipun saya tidak berada di sana, saya akan menjadi penggemar dengan baju Inggris dan mendukung mereka sepanjang perjalanan. Jangan takut, pergi dan hancurkan," pungkasnya.
Sejak kedatangan Josep Guardiola pada tahun 2016 lalu, Joe Hart lebih banyak menghabiskan karirnya di beberapa klub kecil. Sebelum bergabung dengan West Ham, kiper berumur 31 tahun tersebut bermain di Serie A bersama Torino.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Bisa Bela Inggris, Joe Hart Patah Hati
Piala Dunia 18 Mei 2018, 16:14
-
Eks Arsenal Kaget Hart Tidak Masuk Skuat Inggris
Piala Dunia 17 Mei 2018, 12:21
-
Keputusan Berat Pelatih Inggris Tinggalkan Hart
Piala Dunia 17 Mei 2018, 09:05
-
Wilshere dan Hart Tak Akan Perkuat Inggris di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 16 Mei 2018, 02:20
-
Melepas Joe Hart Adalah Keputusan Terberat Guardiola
Liga Inggris 30 April 2018, 13:49
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR