
Bola.net - Empat tahun terakhir menjadi periode yang penuh warna bagi Eduardo Camavinga bersama Timnas Prancis. Namun, jelang Piala Dunia 2026, gelandang Real Madrid itu harus menerima kenyataan pahit tidak masuk dalam daftar pemain pilihan Didier Deschamps.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Camavinga merupakan bagian penting Les Bleus pada sejumlah turnamen besar sebelumnya. Pemain berusia 23 tahun itu tampil di Piala Dunia 2022 dan Euro 2024.
Meski gagal mendapatkan tempat di skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026, Camavinga tidak membiarkan kekecewaan menguasai dirinya. Ia justru memilih memanfaatkan waktu dengan melakukan sesuatu yang berbeda di Amerika Serikat.
Alih-alih bergabung dengan atmosfer kompetisi sepak bola terbesar dunia, Camavinga memutuskan kembali ke ruang kelas. Pilihan tersebut menunjukkan sisi lain dari sosok pemain yang dikenal sebagai salah satu gelandang muda terbaik di Eropa.
Camavinga Pilih Belajar di Harvard

Tidak masuk dalam skuad Timnas Prancis ternyata tidak membuat Camavinga menjauh dari Amerika Serikat. Setelah musim 2025/2026 berakhir, ia tetap terbang ke Negeri Paman Sam dengan tujuan yang berbeda.
Bukan untuk mengikuti pemusatan latihan atau mendukung Les Bleus dari dekat, Camavinga memilih mengikuti program pendidikan singkat di Harvard Business School. Kampus bergengsi tersebut menjadi tempatnya menambah wawasan di luar dunia sepak bola.
Camavinga mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti kursus bisnis yang berfokus pada industri hiburan, media, dan olahraga. Langkah itu menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan masa depan di luar lapangan hijau.
Melalui akun Instagram pribadinya, pemain Real Madrid tersebut membagikan sejumlah foto selama mengikuti program pendidikan tersebut. "Beberapa hari belajar, mendengarkan, dan berkembang. Bersyukur atas pengalaman di Harvard Business School," tulisnya.
Alasan Didier Deschamps Mencoret Camavinga

Keputusan Didier Deschamps tidak memasukkan nama Camavinga ke dalam skuad Piala Dunia 2026 menjadi salah satu topik yang cukup banyak dibicarakan. Pasalnya, pemain kelahiran Angola itu sebelumnya selalu menjadi bagian dari proyek Timnas Prancis di turnamen besar.
Deschamps menjelaskan bahwa faktor utama di balik keputusan tersebut adalah kondisi Camavinga sepanjang musim 2025/2026. Beberapa cedera membuat sang pemain tidak mampu tampil secara konsisten bersama Real Madrid.
Selain persoalan kebugaran, persaingan di lini tengah Timnas Prancis juga menjadi pertimbangan penting. Les Bleus saat ini memiliki banyak pemain berkualitas yang bersaing memperebutkan tempat dalam skuad utama.
Sumber: talkSPORT
Baca Ini Juga
- Aturan Ketat Piala Dunia 2026: Dari Larangan Tactical Timeout hingga Pembaruan Wewenang VAR
- 9 Korban Penembakan di Dekat Markas Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026
- Marcus Rashford Bikin Tuchel Berpikir Ulang, Mampukah Rebut Posisi Starter Inggris di Piala Dunia 2026?
- Cara Menonton Piala Dunia 2026 Gratis di Indonesia, Semua Pertandingan Tayang di TVRI
- Piala Dunia 2026: Penusukan dan Penembakan, Keamanan Jadi Perhatian Utama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Tuchel dan Kutukan Pelatih Inggris yang Tak Kunjung Berakhir
Piala Dunia 8 Juni 2026, 18:45
-
Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel dan Kutukan Pelatih Inggris yang Tak Kunjung Berakhir
Piala Dunia 8 Juni 2026, 18:45
-
Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:45
-
Prediksi Argentina vs Islandia 10 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47





















KOMENTAR