Sehari setelah mengalahkan Turki 2-1, tim termuda Amerika sejak Piala Dunia 1994 dengan pemain rata-rata berumur di bawah 27 tahun dan 15 di antaranya baru pertama kali mengikuti Piala Dunia, meninggalkan AS.
"Kami muda, energik, kami sangat gembira dan akan membuat kejutan di Piala Dunia," kata gelandang kawakan AS DaMarcus Beasley.
Pelatih AS Bob Bradley menekankan kebugaran dalam pemusatan latihan. Kekalahan 2-4 melawan Republik Ceska dan kemenangan atas Turki yang diraih dengan susah payah, membuat tim ini justru makin yakin bisa memenuhi harapan.
"Ketika anda memikirkan segala sesuatu yang telah hilang dalam beberapa minggu terakhir, hal itu akan membuat anda berada di posisi yang bagus dan sekarang kami siap bergerak menuju Afrika Selatan," kata .
"Kami merencanakan semua dengan sangat hati-hati. Pembentukan tim berjalan lancar. Kami melihat beberapa hal bertambah tajam ketika kami tidak bermain bagus. Kami akan sanggup memperbaiki beberapa hal kecil. Kami bermain dengan semua yang kami butuhkan."
The Sam's Army merekrut 19 pemain dari klub di luar negara itu. Tujuh pemain berasal dari klub Inggris termasuk kiper Tim Howard dari , dan hanya enam pemain yang pernah berlaga di Piala Dunia sebelumnya.
"Untuk memenangi Piala Dunia kami butuh perjuangan, namun itu tidak menghentikan tim kami untuk terus berusaha," kata . "Anda benar-benar tidak bisa berpikir untuk menang. Tapi anda harus memikirkan bagaimana bertarung melawan Inggris, Slovenia dan Aljazair."
Ketiga tim tersebut berada di Grup C bersama AS, yang akan melakukan laga pemanasan Sabtu depan dengan Australia di Roodepoort, Afsel, sebelum tanding pembuka melawan Inggris pada 12 Juni di Rustenburg.
"Kami masih mencoba untuk mendapatkan ketajaman itu," kata pemain andalan AS Clint Dempsey.
"Mudah-mudahan kami makin percaya diri, tidak akan tampil compang-camping, dan bisa melakukan yang lebih baik. Anak-anak itu tahu bagaimana situasi di lapangan. Mudah-mudahan mereka tampil percaya diri. Kami akan menemukan setelah pertandingan pertama meskipun kami tahu itu bukan yang terpenting."
Kapten AS Carlos Bocanegra, bek Jay DeMerit dan bintang lini belakang Oguchi Onyewu sudah pulih dari cidera yang mereka alami.
Penampilan mereka akan menjadi poin penting bagi AS untuk mengulang sukses lolos perempat final pada 2002, setelah pada turnamen empat tahun silam performa mereka di babak pertama sangat mengecewakan. Kegagalan itu kemudian membawa untuk mengubah tim dengan filosofi yang kemudian terbukti memberi keuntungan buat tim.
"Bob menggembleng kami sejak hari pertama, bagaimana kita bisa meraih sesuatu, bagaimana kita berlatih tiap hari, dan itu tidak berubah," kata .
"Dia tetap berada di jalur yang sama dan demikian juga anak-anak asuhnya. Kita tidak hanya berbicara mengenai dua minggu ke depan. tetapi juga apa yang sudah dibangun sejak tiga tahun lalu." (goal/ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Voli Putra Indonesia Melaju ke Semifinal SEA V Cup 2026
Voli 24 Juli 2026, 22:24
-
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Piala Dunia 24 Juli 2026, 21:09
-
Link Streaming Manchester United vs Rosenborg, 24 Juli 2026
Liga Inggris 24 Juli 2026, 21:00
-
DPMM FC Antusias Tantang Tampines Rovers di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:57
-
Persib Tanpa 8 Pemain Kunci pada Laga Perdana Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:42
-
Daftar Skuad Pramusim Chelsea untuk Laga Lawan AC Milan di Indonesia
Liga Inggris 24 Juli 2026, 20:15
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Arema FC 25 Juli 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:03
-
Manchester United Hidupkan Minat untuk Carlos Baleba?
Liga Inggris 24 Juli 2026, 20:00
-
Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Tampines Rovers 25 Juli 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 19:09




















KOMENTAR