
Bola.net - Cristiano Ronaldo membagikan cerita tak terduga usai final Nations League 2025. Ia mengaku bermain sambil menahan cedera yang sudah terasa sebelum laga dimulai.
Pertandingan yang digelar di Allianz Arena berlangsung dramatis, Senin (9/6/2025) dini hari WIB. Portugal harus mengejar ketertinggalan dua kali sebelum memenangi adu penalti.
Ronaldo tampil sebagai pahlawan meski akhirnya harus ditarik keluar. Satu golnya menjadi kunci untuk memaksa laga ke babak tos-tosan.
Ia mengaku lega dan bahagia bisa membantu negaranya meraih gelar. Portugal kini sukses menambah koleksi trofi internasional mereka.
Rahasia Cedera Ronaldo Terbongkar

Ronaldo bermain gemilang meski tak 100 persen fit saat melawan Spanyol. Ia sudah merasakan cedera sejak sesi pemanasan.
Ia bahkan berseloroh akan rela patah kaki demi Portugal. Ronaldo menunjukkan dedikasi tinggi sebagai kapten.
Bahkan dengan cedera, Ronaldo masih mampu mencetak gol. Satu golnya menjaga asa Portugal hingga akhir laga.
“Saya sudah merasakannya saat pemanasan, saya sudah merasakannya sejak beberapa waktu lalu,” kata Ronaldo via Record.
“Namun untuk tim nasional, jika saya harus mematahkan kaki, saya akan melakukannya. Ini adalah gelar juara, saya harus bermain dan memberikan segalanya, saya melakukan sebisa mungkin. Saya membantu dengan sebuah gol.”
Adu Penalti Jadi Penentu

Pertandingan final berjalan keras dan penuh gol. Spanyol sempat unggul lebih dulu dua kali.
Portugal selalu punya jawaban cepat untuk menyamakan kedudukan. Gol Ronaldo di menit 61 menjadi titik balik tim asuhan Roberto Martinez.
Setelah 120 menit berakhir 2-2, adu penalti digelar. Diogo Costa jadi pahlawan Portugal dengan menepis penalti Alvaro Morata.
Ruben Neves akhirnya memastikan kemenangan Portugal 5-3. Ini jadi gelar kedua mereka di Nations League.
Gelar yang Bikin Ronaldo Bangga

Ronaldo mengaku sangat emosional usai laga. Ia menilai kemenangan ini adalah momen yang sangat indah.
"Saya sangat bahagia. Menang untuk Portugal adalah sesuatu yang sangat istimewa. Saya sudah memiliki banyak gelar, tetapi tidak ada yang lebih baik daripada menang untuk Portugal," ungkapnya.
"Air mata dan rasa tugas yang terpenuhi. Ini indah. Ini untuk bangsa kami. Kami adalah bangsa kecil, tetapi dengan ambisi yang besar."
Ronaldo, Sang Pemimpin Portugal

Bagi Ronaldo, menjadi kapten generasi ini adalah kehormatan. Ia tak lupa berterima kasih pada rekan-rekan setimnya.
Meski masih menunggu masa depan klubnya, Ronaldo bangga sudah mengantarkan Portugal juara. Kemenangan ini menjadi bukti dedikasi dan kecintaannya pada negaranya.
"Saya sudah tinggal di banyak negara, saya sudah bermain untuk banyak klub, tetapi ketika mereka berbicara tentang Portugal, rasanya sangat istimewa. Menjadi kapten generasi ini adalah sebuah kebanggaan," bebernya.
"Memenangkan gelar selalu menjadi puncak bagi sebuah tim nasional. Masa depan? Itu tentang berpikir jangka pendek. Saya mengalami cedera dan itu terlalu berat, terlalu berat… Tapi saya memaksa, karena untuk tim nasional, Anda harus memaksa."
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Bermain Sambil Menahan Sakit, Portugal Tetap Juara!
Piala Eropa 9 Juni 2025, 12:14
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR