Bola.net - Kapten Belanda, Virgil van Dijk mendapatkan banyak kritikan dari para legenda tentang permainannya. Bek Liverpool tersebut hanya menegaskan bahwa dirinya pemain yang tidak sempurna dan punya kelemahan.
Legenda Belanda seperti Marco van Basten dan Ruud Gullit menyerang permainan buruk van Dijk. Bek berusia 31 tahun tersebut dinilai tampil sangat buruk terutama di laga melawan Prancis pada Sabtu (25/3/2023).
Kalah dengan skor telak 4-0, van Dijk dinilai melakukan banyak kesalahan menurut van Basten. Ruud Gullit bahkan merasa van Dijk punya pemikiran bahwa dirinya jauh lebih baik dibandingkan bek-bek tengah Belanda lainnya.
"Setiap orang diperbolehkan untuk memiliki pendapat mereka sendiri, akhir-akhir ini (banyak kritik), itulah masalahnya. Apakah saya menetapkan standar terlalu tinggi? Saya tidak pernah sempurna!,” ujar van Dijk menanggapi kritikan legenda Belanda dikutip dari Fotmob.
Hal Yang Manusiawi

Menurut van Dijk kesalahan di lapangan adalah hal yang tidak lepas dari setiap pemain dan itu manusiawi. Van Dijk juga merasa dirinya memang tidak bisa selalu tampil memukau di setiap laga.
“Sangat normal bahwa anda tidak bisa selalu bermain secara konsisten. Bahwa anda memiliki fase sebagai klub atau pemain di mana anda mencari level anda. Orang-orang tidak boleh melupakan itu.
"Adalah normal jika orang membuat kesalahan; itu adalah bagian dari sepak bola dan itu sangat manusiawi,” sambung van Dijk.
Performa Sedang Turun

Van Dijk sendiri mengakui bahwa dirinya sedang mengalami penurunan performa. Terutama musim ini saat membela Liverpool yang tersingkir di Liga Champions dan terlempar dari empat besar Premier League.
Van Dijk juga menyadari bahwa banyak orang punya ekspektasi besar terhadapnya. Hal ini tidak lepas dari performa menakjubkan van Dijk bersama Liverpool beberapa musim yang lalu.
Van Dijk musim ini memang menghadapi banyak kritik baik di level klub maupun timnas. Namun van Dijk ingin menerangkan bahwa dirinya bukanlah robot yang bisa selalu tampil konsisten.
“Anda lebih tahu dari siapa pun ketika anda melakukan sesuatu dengan benar atau tidak. Ini adalah masa-masa sulit di klub saya, dengan banyak pasang surut.”
"Saya sangat positif tentang masa depan dan saya mencoba memainkan permainan terbaik saya di setiap pertandingan. Kami bukan robot! Jangan lupakan itu. Mungkin orang terkadang melupakan itu," tambah van Dijk.
Sumber: Fotmob
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Taklukkan Spanyol, McTominay Jadi Pahlawan Skotlandia
Piala Eropa 29 Maret 2023, 04:40
-
Dikritik Legenda Belanda, Van Dijk: Saya Tidak Sempurna!
Piala Eropa 29 Maret 2023, 00:12
-
Lewati Rooney, 100 Gol Kane Untuk Inggris Kemudian!
Piala Eropa 28 Maret 2023, 23:57
-
Tampil Kokoh Lawan Prancis, Chiedozie Ogbene: Kita Tak Rayakan Kekalahan!
Piala Eropa 28 Maret 2023, 09:11
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR