Fuchs memang tahu banyak soal menjadi underdog. Ia memperkuat Leicester City yang notabene merupakan tim semenjana tapi berhasil mencetak sejarah dengan memenangkan Premier League musim kemarin.
Sementara itu, Austria akan menghadapi Portugal yang merupakan salah satu tim favorit di pertandingan kedua Grup F. Fuchs mengatakan bahwa dalam pertandingan tersebut apapun bisa terjadi termasuk timnya bakal membuat kejutan.
"Di Leicester, kami membuktikan Anda bisa menang melawan tim-tim besar," kata Fuchs kepada EURO2016.com.
"Saya ingatkan Anda bahwa kami menang 3-1 di Manchester City, jadi segala sesuatunya adalah mungkin dan saya akan menjadi yang terakhir untuk berhenti percaya itu." (uefa/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Austria: Portugal Bukan Hanya Cristiano Ronaldo
Commercial 18 Juni 2016, 22:00
-
Koller: Austria Harus Berbeda Saat Lawan Portugal
Commercial 18 Juni 2016, 21:30
-
Fuchs: Apapun Bisa Terjadi Lawan Portugal, Seperti Leicester
Commercial 18 Juni 2016, 21:00
-
Santos: Semua Pemain Austria Berkualitas Top
Commercial 18 Juni 2016, 20:30
-
Portugal: Austria Tim Yang Sangat Kuat
Commercial 18 Juni 2016, 20:00
LATEST UPDATE
-
Jadi Kapten Chelsea untuk Pertama Kalinya, Begini Reaksi Cole Palmer
Liga Inggris 6 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR