
Italia mengalahkan tuan rumah Azerbaijan 3-1 di matchday 9 kualifikasi EURO 2016 Grup H, Sabtu (10/10). Azzurri pun memastikan diri melenggang ke putaran utama di Prancis dengan satu laga tersisa.
Pasukan Antonio Conte butuh kemenangan atas anak-anak asuh Robert Prosinecki di Baku National Stadium untuk mengunci satu hak lolos dari Grup H. Misi terlaksana berkat gol-gol striker Sampdoria Eder menit 11, penyerang AS Monaco Stephan El Shaarawy menit 43 dan bek sayap Manchester United Matteo Darmian menit 65. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Dimitrij Nazarov pada menit 31. Mereka bahkan kehilangan Badavi Huseynov yang dikartu merah di penghujung laga.
Italia memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Norwegia (18-16). Jika terpeleset di sini, Norwegia siap mengambil alih tempat mereka. Itu bisa bahaya karena mereka jadi harus melakoni partai wajib menang saat bentrok langsung dengan Norwegia pada matchday pemungkas di kota Roma tiga hari mendatang.
Sadar akan potensi bahaya tersebut, Italia langsung menggebrak. Hasilnya, di menit 11, Eder sudah membuka keunggulan Italia. Gol itu tercipta dengan finishing dingin memanfaatkan assist brilian Marco Verratti dari lapangan tengah.
Hanya sayang, keunggulan itu musnah pada menit 31. Kegagalan intercept Giorgio Chiellini membuat Ruslan Qurbanov bisa mengirim assist kepada Nazarov dan skor pun berubah jadi 1-1. Italia yang benar-benar butuh kemenangan tidak goyah.
Pada menit 43, memanfaatkan assist Antonio Candreva, El Shaarawy mengembalikan keunggulan timnya. Skor 2-1 untuk Italia bertahan hingga jeda.
Setelah turun minum, Italia mendapatkan gol ketiga. Gol ini diciptakan Darmian pada menit 67. Setelah mencuri bola dari kaki Huseynov, Darmian melepas tembakan tajam dari luar kotak penalti yang membuat Kamran Agayev tak berdaya di bawah mistar.
Conte lalu berturut-turut mengganti dua pencetak golnya. El Shaarawy dan Eder ditarik keluar untuk digantikan oleh Alessandro Florenzi dan Sebastian Giovinco.
Giovinco, yang belakangan meneror para pemain bertahan di MLS bersama Toronto FC, memberi Azerbaijan momen tidak menyenangkan. Pada menit 88, Giovinco lepas menuju gawang. Huseynov tak punya pilihan selain menghentikannya secara ilegal. Wasit tak ragu memberi bek Azerbaijan itu kartu merah langsung. Giovinco mengeksekusi sendiri hadiah tendangan bebas itu, tapi sayang sekali hanya menerpa mistar.
Skor 3-1 untuk kemenangan Italia tak berubah hingga peluit panjang. Azerbaijan sejatinya punya enam tembakan tepat sasaran, tapi hanya satu yang menjadi gol, sedangkan lima lainnya kandas oleh kapten Italia Gianluigi Buffon di bawah mistar.
Italia meraih kemenangan yang mereka butuhkan. Italia pun dipastikan lolos otomatis ke EURO 2016.
Pada matchday pemungkas yang digelar tiga hari lagi, Azzurri akan menjamu Norwegia di kota Roma.
Azerbaijan: Agayev, Huseynov (merah 88), Medvedev (kuning 90), Sadygov, Dashdemirov, Garayev, Eddy (RA Sadygov 66), Nazarov, Amirguliyev, Ismayilov (Mirzabekov 90), Gurbanov (Erat 74).
Cadangan: Mammadov, Nazirov, Pashayev, Abısov, Guliyev, Mirzabekov, RA Sadygov, Mammadov, Erat, Hajiyev, Jafarov.
Pelatih: Robert Prosinecki.
Italia: Buffon, Darmian, Bonucci, Chiellini, De Sciglio, Candreva (Montolivo 88), Verratti, Parolo, El Shaarawy ( Florenzi 74), Pelle, Eder (Giovinco 79).
Cadangan: Padelli, Florenzi, Barzagli, Santon, Montolivo, Zaza, Giovinco, Soriano, Sirigu, Quagliarella, Bonaventura, Bertolacci.
Pelatih: Antonio Conte.
Statistik Azerbaijan - Italia
Ball possession: 54% - 46%
Shots: 10 - 18
Shots on target: 6 - 7
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah: 1-0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Azerbaijan vs Italia: Skor 1-3
Piala Eropa 11 Oktober 2015, 00:59
-
Hasil Pertandingan Spanyol vs Luksemburg: Skor 4-0
Piala Eropa 10 Oktober 2015, 04:06
-
Hasil Pertandingan Inggris vs Estonia: Skor 2-0
Piala Eropa 10 Oktober 2015, 04:04
-
Gol Alexis Sanchez Ikut Benamkan Brasil 2-0
Piala Dunia 9 Oktober 2015, 08:50
-
Hasil Pertandingan Prancis vs Armenia: Skor 4-0
Piala Eropa 9 Oktober 2015, 04:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR